RAPAT - Kankemenag Palu, Nasruddin L. Midu, saat memimpin rapat persiapan gerakan 1 Juta vaksin booster, di Aula Kantor Kemenag Palu, belum lama ini. (Foto: Humas)
  • Rapat Persiapan Gerakan 1 Juta Vaksin Booster

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Palu, menggelar rapat persiapan kegiatan gerakan 1 juta vaksin booster tingkat Kota Palu di Aula Kantor Kemenag Palu, belum lama ini.

Rapat yang dipimpin Kepala Kankemenag Palu, Nasruddin L. Midu, dihadiri oleh PCNU Kota Palu, seluruh Pejabat Pengawas, Pokjawas, Pokjaluh Kamad Negeri dan Swasta serta Kepala KUA. Dalam rapat itu ditargetkan sebanyak 5.000 orang akan mengikuti program vaksinasi tersebut.

Kata Nasruddin, gerakan tersebut merupakan kerjasama antara Kementerian Agama RI, Polri, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang digelar secara nasional selama tiga hari, mulai 21-23 April 2022.

“Bukan hanya booster, tetapi ada juga vaksin tahap satu dan dua, bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi,” ungkapnya.

Nasruddin mengatakan, rencananya kegiatan tersebut, akan melibatkan seluruh ASN di lingkup Kemenag Kota Palu, Badan otonom PCNU, para siswa (dengan izin orang tua) dan masyarakat luas.

“Insya allah selain meningkatkan imun, gerakan ini juga menjadi fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksin booster sebagai persyaratan menjelang mudik,” ujarnya.

Menurut Nasruddin, berdasarkan data yang dirangkum, per 30 Maret 2022, Kota Palu menjadi daerah di Sulawesi Tengah dengan pencapaian vaksinasi booster terbanyak, yakni 9,68 persen, maka dalam rapat disepakati rencana 10 titik lokasi kegiatan vaksinasi itu diselenggarakan, diantaranya di Aula Kantor Kemenag Palu, Universitas Islam Negeri (IAIN) Palu, Asrama Haji Kota Palu.

“Sementara itu, di Madrasah Aliyah (MA) Alkhairaat Pusat, MAN 1 Kota Palu, MAN 2 Kota Palu, MTsn 1 Kota Palu, MTsn 2 Kota Palu, MTsn 3 Kota Palu, MTsn 4 Kota Palu,” katanya.

Nasruddin mengatakan, pihaknya menargetkan minimal 500 orang mengikuti kegiatan vaksinasi di setiap titik lokasi pada 21-23 April tersebut.

“Jika tiap titik lokasi bisa menjaring sebanyak 500 peserta vaksinasi, maka target 5.000 peserta bisa terpenuhi. Kita harus bergerak cepat, data dan publikasi harus dimaksimalkan, bersama Polres dan PCNU saya berharap gerakan ini bisa memenuhi target,” ujarnya.

Nasruddin juga berpesan, agar masyarakat tidak ragu untuk melakukan vaksinasi di bulan puasa.

“Vaksin tidak membatalkan puasa, jadi penting bagi kita untuk mengedukasi masyarakat, agar tidak ragu mengikuti vaksinasi,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas