Aktivitas pedagang busana muslim dan perlengkapan salat yang menjual di Jalan Sis Aljufri, Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Sejumlah pedagang busana muslim yang membuka lapak di Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, hingga pertengahan bulan Ramadhan 1443 Hijriah mengaku sepi pembeli.

“Biasanya penjualan pakaian muslim sudah ramai ketika awal Ramadan. Tapi, sampai sekarang masih kurang pembeli,” ujar Farhan, salah satu pedagang, Selasa (19/4/2022).

Ia mengungkapkan, berbeda dengan kondisi tahun sebelumnya. Dirinya bersama pedagang yang lain memprediksi kemungkinan pembeli akan ramai memasuki seminggu lebaran.

“Kisaran harga pakaian muslim dan perlengkapan salat untuk tahun ini mengalami kenaikan sebesar Rp10-20 ribu. Rata yang dijual hampir Rp180 semua ukuran,” ungkap Farhan.

Sama halnya diungkapkan Ismail, seorang pedagang yang menjual di seputaran Jalan Sis Aljufri Palu.

Ia juga mengaku saat ini pembeli masih sepi untuk datang berbelanja pakaian muslim.

“Kita sebagai penjual tidak tahu pengaruhnya apa, mungkin saja karena harga kebutuhan pokok dan BBM ikut naik, jadi aktivitas belanja masyarakat juga berkurang,” ucap Ismail.

Sementara itu, ia menyebut untuk omset pendapatan tahun kemarin yang diraupnya kurang lebih mencapai Rp40-50 jutaan.

Sedangkan kisaran harga pakaian yang dijualnya dari Rp150 hingga Rp250 ribu.

“Kalau saya pribadi tidak menaikan harga jual tahun ini, dan masih tetap sama. Kami di sini membayar sewa tempat kepada pemilik lahan,” ujarnya menambahkan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas