SEBELUM KE POSO - Presiden Joko Widodo (jaket merah) didampingi Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura dan Wali Kota Palu H Hadianto Rasyid dan Kapolda Irjen Rudy Sufahriadi saat melihat langsung pelaksanaan vaksinasi Covid untuk anak dan lansia di halaman Bandara Mutiara SIS Aldjufrie, Jumat 25 Februari 2022. (Foto: Admin Pimpinan)
  • Warga Kota Palu Bersemangat Dapatkan Vaksin

Palu, Metrosulawesi.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kesadaran masyarakat Kota Palu dan upaya pemerintah daerah dalam mempercepat vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Tengah.

“Masyarakat Kota Palu begitu bersemangat untuk mendapatkan vaksin. Seperti saya saksikan pagi ini di lapangan kantor Bandara Mutiara SIS Al Jufrie, anak-anak sampai lansia tertib menunggu giliran divaksinasi,” tulis Presiden dalam akun twiternya, Jumat 25 Februari 2022.

“Kegiatan seperti ini harap dilanjutkan. Makin banyak, makin baik,” tambah Presiden Jokowi.

Dalam kunjungan kerjanya di Sulteng, Jumat 25 Februari 2022, Presiden Jokowi memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid yang digelar halaman Bandara Mutiara SIS Aldjufrie. Presiden didampingi  Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, unsur Forkopimda, dan Walikota Palu Hadianto Rasyid.

“Saya bangga Sulawesi Tengah vaksinasinya terbaik dibanding provinsi lainnya di Indonesia,” kata Presiden.

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga mengatakan tingkat keterisian rumah sakit lebih rendah, jika dibandingkan dengan rumah sakit di daerah lain.

“Ini juga yang patut kita syukuri dan kita harapkan semua sehat,” kata Presiden Jokowi.

Sementara itu, Walikota Palu Hadianto Rasyid menambahkan pemerintah Kota Palu terus melakukan upaya dalam mempercepat vaksinasi Covid-19.

“Hari ini terdata ada 1.100 warga yang datang untuk mendapatkan vaksin tahap pertama, kedua dan ketiga,” sebut Hadianto.

“Presiden kita terus mendorong percepatan vaksinasi di semua daerah termasuk di Kota Palu ini,” tambahnya.

Hadianto menjelaskan, keterisian rumah sakit di Kota Palu juga masih di bawah 30 persen dari ketersediaan tempat tidur atau BOR yang disiapkan.

Selain itu, tingkat kesembuhan Covid-19 di Kota Palu juga tinggi yakni 90 persen.

“Tingkat kesembuhannya kita cepat dan Presiden terus memantau perkembangan setiap daerah termasuk Kota Palu,” tuturnya.

Menurut Hadianto, apresiasi Jokowi untuk masyarakat Kota Palu akan kesadaran pentingnya vaksin Covid-19 diharapkan bisa menjadi motivasi pemerintah kota dalam meningkatkan upaya percepatan vaksinasi.

“Semoga upaya pemerintah dalam mempercepat vaksinasi ini bisa berjalan lancar sesuai yang diharapkan,” terangnya.

Saat ini pemerintah kota telah melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdasarkan klaster. Artinya jika penyebaran Covid-19 terjadi di sekolah maka akan dilakukan PPKM klaster selama 10 hari.

“Tiga hari sebelum masanya berakhir maka sekolah wajib melakukan swab antigen untuk memastikan bahwa anak-anak dalam keadaan siap sebelum memulai PTM,” jelas Hadianto.

Vaksinasi Lindungi Warga

Presiden menyatakan vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh dan melindungi masyarakat dari bahaya pandemi Covid-19.

“Vaksinasi ini dapat melindungi kita, masyarakat kita dari penyebaran Covid-19 utamanya varian Omicron,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura dan Wali Kota Palu melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19, sebelum menuju Kabupaten Poso meresmikan PLTA Malea Energy.

Pada kesempatan itu Presiden mengaku sangat senang dapat meninjau langsung kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di Kota Palu, karena tingginya antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

“Saya melihat kegiatan vaksinasi ini adalah suntikan booster atau suntikan yang ketiga, ada juga yang kedua, tapi lebih banyak yang ketiga dan ini patut kita syukuri. Alhamdulillah bahwa semangat masyarakat untuk mendapatkan vaksin sangat baik,” kata Presiden.

Vaksinasi Covid-19 yang ditinjau langsung oleh Presiden Jokowi diikuti oleh peserta yang merupakan siswa dan siswi dari SDN Inpres 1 Birobuli, SDN Inpres 2 Birobuli dan SDN Inpres 4 Birobuli.

Presiden dalam peninjauan itu, juga memantau pelaksanaan vaksinasi secara virtual yang berlangsung di Puskesmas Mabelopura, UPTD Puskesmas Kamonji, Puskesmas Singgani, Puskesmas Sangurara, Puskesmas Birobuli, Puskesmas Mamboro, Puskesmas Bulili, Puskesmas Talise, serta Puskesmas Lere.

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, menyampaikan kepada Presiden bahwa ia telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2022 tentang pembatasan kegiatan pada masa pandemi Covid-19, yang salah satunya mengenai pengaktifan kembali posko-posko di tingkat desa dan kelurahan. Hal itu untuk mencegah penularan dan peningkatan kasus Covid-19.

Surat edaran itu ditujukan kepada Bupati dan Wali Kota, agar menindaklanjutinya, termasuk meningkatkan vaksinasi Covid-19 di masing-masing daerah.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah per tanggal 24 Februari 2022 bahwa, vaksinasi Covid-19 telah mencapai angka 87,19 persen dosis satu, dosis dua 49,57 persen dan dosis tiga 1,71 persen dari total sasaran vaksinasi sebanyak 2.135.907 jiwa.

Untuk masyarakat umum dan rentan, dosis satu telah mencapai 76,23 persen, dosis dua 43,17 persen dan dosis tiga 0,90 persen dari total sasaran masyarakat umum dan rentan sebanyak 1.374.81

Vaksinasi anak dosis satu 77,59 persen, dosis dua 1,90 persen dan dosis tiga 1,20 persen. Capaian vaksinasi lansia, dosis satu 51,89 persen, dosis dua 29,16 persen dan dosis tiga 1,20 persen, dari total sasaran lansia sebanyak 196,628. (ant/din)

Ayo tulis komentar cerdas