VAKSINASI ANAK - Tampak pelayanan vaksinasi anak usia 12-17 tahun di SMP Kristen Bala Keselamatan Palu, baru-baru ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun belum bisa dimulai di Sulawesi Tengah. Hal ini disebabkan capaian vaksin dosis satu bagi lansia belum mencapai target.

“Sampai sekarang belum bisa dimulai untuk Provinsi Sulawesi Tengah, karena belum tercapai 60 persen dosis satu lansia,” beber Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulteng, dr Jumriani Yunus, kepada Metrosulawesi, Kamis 13 Januari 2022.

Jumriani menjelaskan sesuai penetapan, persyaratan dimulainya vaksinasi anak mengacu capaian dosis satu vaksin lansia dengan angka 60 persen. Namun ketentuan ini belum dimasukkan dalam surat edaran (SE) yang dikeluarkan Gubernur Sulteng terkait pelaksanaan vaksinasi anak.

“Saya minta SE gubernur yang dikeluarkan itu direvisi karena tidak ada persyaratan 60 persen untuk lansia. Harus dimasukkan persyaratan dosis satu lansia 60 persen baru bisa melaksanakan vaksinasi anak 6 sampai 11 tahun,” jelas Jumriani.

Dia mengatakan sampai saat ini hanya Kabupaten Sigi di Sulteng yang mencapai angka vaksinasi dosis satu lansia 60 persen. Sementara Palu yang menjadi ibu Kota Provinsi Sulteng baru 44 persen capaian vaksinasi dosis satu lansia.

“Yang mencapai baru Kabupaten Sigi, tapi di pusat tercatat belum sampai 60 persen. Itu yang menjadi masalah. Jadi belum ada kabupaten/kota yang bisa melaksanakan itu (vaksinasi anak),” ujarnya.

Jumriani menambahkan untuk target vaksinasi di Sulawesi Tengah menyasar 2.135.907 jiwa. Dari target sasaran ini, baru sekitar 70 persen capaian dosis satu yang telah dimulai sejak Januari 2021.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Abdul Hafid Djakatare mengungkapkan, sesuai Surat Edaran Wali Kota Palu, pihaknya masih dalam tahap persiapan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

“Persiapan awal yang kami lakukan diantaranya saat ini kami sementara pemetaan. Alhamdulillah, Kepala Bidang SD telah melaporkan bahwa total jumlah siswa SD negeri dan swasta se-Kota Palu sebanyak 33.917 peserta didik, dari 171 SD. Data itu di luar dari jumlah siswa SD Al Azhar Mandiri Palu dan SD Otak Kanan,” jelas Hafid di Palu, Selasa, 11 Januari 2022.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas