SAH - Witan Sulaeman resmi melamar kekasihnya, Rismahani. (Foto: Screenshoot via Instagram @Witansulaiman_)
  • Lamar Kekasih dengan Mahar Rp250 Juta

Palu, Metrosulawesi.id – Witan Sulaeman, punggawa Timnas Garuda tengah diselimuti rasa bahagia. Meski gagal membawa Indonesia menjadi juara piala AFF tahun 2020, Witan yang tiba di kampung halamannya di Kota Palu belum lama ini tetap disambut meriah oleh khalayak ramai. Mulai dari diberi hadiah rumah oleh pejabat, hingga sukses melamar kekasih melengkapi hari-hari bahagianya di ‘Kota Kelor’ sebelum berangkat ke klubnya di Polandia.

Puncak kebahagiaan Witan, saat dia akhirnya sukses melamar sang pujaan hati, Rismahani. Keseriusan hubungan yang selama empat tahun ini dihalangi oleh jarak itu dibuktikan Witan, lewat cincin yang disematkannya ke jari manis Ima, sapaan akrab Rismahani pada Sabtu malam 8 Januari 2022.

Pada prosesi lamaran yang disiarkan langsung di akun Instagram kekasihnya Rismahani (@rismahani_), Witan membawa seserahan adat didampingi kedua orang tua beserta keluarga. Witan melamar Ima dengan mahar senilai Rp250 juta, beras 100 kg, dan juga gula 50 Kg.

“Dengan izin Allah, malam hari ini saya ingin melamar putri dari om dan tante yang bernama Rismahani,” ucap Witan kehadapan keluarga Rismahani.

“Insyaallah, dengan restu kedua orang tua Ima, Ima siap menerima (lamaran) dan menemani Witan di masa depan dalam suka maupun duka,” sambut Rismahani diringi tawa hangat keluarga.

Prosesi itu tak lama lagi membuat Witan yang kini berumur 20 tahun siap untuk melepas masa lajangnya. Bagi Witan, ini adalah hal terindah yang ia capai di awal tahun 2021. Ia pun berencana akan membawa tunangannya ke Eropa dalam waktu dekat.

“Rencananya ya, selesai acara pelamaran semalam rencana saya pribadi, saya ingin membawa dia ke Eropa,” kata Witan kepada wartawan saat ditemui kediamannya, Ahad 9 Januari 2022.

“Tetapi saat ini saya belum tahu kapan saya akan melangsungkan akad nikahnya, karena juga belum ada waktu lagi. Jadi lihat ke depannya nanti,” imbuh dia.

Witan diketahui pulang ke Palu pada Jumat (07/01) pagi. Kedatangannya membuat heboh jagat maya sebab hanya dijemput menggunakan pickup oleh keluarga dari Bandara Sis Al-Jufri. Meski sederhana, Witan mengaku sudah terbiasa dijemput ramai-ramai oleh keluarga menggunakan mobil bak terbuka. Ini merupakan cara ayahnya untuk mendidik Witan agar tetap hidup sederhana meski sudah jadi pemain mega bintang.

“Kalau orang yang tahu (kenal) saya pasti dorang (mereka) anggap biasa saja,” ujar Witan.

Setibanya di Palu, bintang timnas Indonesia di Piala AFF 2020 ini langsung mendapat kado dari sejumlah pejabat di daerah setempat. Mulai dari beasiswa sampai jenjang S2 dari walikota Palu, Hadianto Rasyid, dan mendapat hadiah rumah dari Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura.

Hadiah rumah dan beasiswa itu melengkapi kado istimewa pemain yang kini merumput di Polandia bersama klub Lechia Gdansk. Witan mengaku tanggal 15 akan kembali ke Jakarta setelah itu baru akan berangkat ke Benua Biru.

Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas