BELUM PUNYA HUNTAP - Salah seorang ibu, penyintas bencana yang masih tinggal di hunian sementara (huntara) di Kelurahan Duyu, Kota Palu karena belum mendapatkan hunian tetap (huntap). (Foto: ANTARA/ Basri Marzuki)
  • Baru 80 Persen, Pembangunan Huntap Temui Kendala

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng mengklaim realisasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana Sulteng telah mencapai 80 persen. Huntap itu dibangun di sejumlah titik, termasuk di Kota Palu.

“Kurang lebih 20 persen yang belum terselesaikan banyaklah kendalanya, cukup kompleks masalahnya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Pamusu Datu Tombolotutu kepada Metrosulawesi, Rabu 5 Januari 2022.

Datu mengatakan, beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan huntap itu, seperti: soal validatas data, soal lahan, dan berkaitan juga dengan masyarakat punya kemauan yang masih bertahan.

“Tapi untuk teknisnya kabupaten/kota yang tahu. Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi. Mereka yang punya data dan yang tangani secara operasional di lapangan,” ujarnya.

Terkait dengan pembangunan huntap tersebut, hari ini Kamis 6 Januari 2022, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, akan melaksanakan kunjungan kerja ke Palu. Kunjungan kerja Wapres tersebut untuk memastikan progres rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana 2018 lalu di daerah ini.

“Jadi salah satu yang menjadi perhatian pak Wapres pembangunan Hunian Tetap. Pak Wapres ingin memastikan apa yang menjadi kendala sehingga belum tuntas sampai sekarang karena sudah tiga tahun pascabencana 2018,” terang Datu.

Olehnya, Datu berharap kedatangan Wapres bisa dimanfaatkan pemerintah kabupaten/kota untuk buka-bukaan atas berbagai kendala yang dihadapi.

“Disampaikan saja agar saat Wapres pulang akan dipanggil, misalnya BPN,” ucapnya.

Datu menuturkan Wapres akan fokus meninjau Huntap Duyu di Kota Palu. Agenda lainnya akan silaturahmi ke kepengurus PB Alkhairaat Palu.

“Pak Wapres besok (hari ini) hanya rapat. Baru lanjut Jumat meninjau Huntap Duyu dan ke Alkhairaat. Tapi saya tidak tahu kalau ada agenda lain di luar schedule,” tutur kepala BPBD itu.

Berdasarkan data yang diperoleh Metrosulawesi, masih ada sebanyak 4.500 kepala keluarga (KK) yang saat ini masih tinggal di hunian sementara. Mereka belum mendapatkan hunian tetap.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas