Pelaku menunjukan barang bukti ribuan pil THD, saat diamankan Polisi. (Foto: Dok. Polres Banggai)
  • Disembunyikan di dalam Nasi Bungkus

Banggai, Metrosulawesi.id – Mengawali tahun 2022, aparat Satuan Narkoba Polres Banggai mengamankan seorang pemuda diduga sebagai pengedar obat-obatan sediaan farmasi jenis tanpa izin jenis trihexyphenidyl (THD) di Lapas Kelas IIB Luwuk, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Minggu 2 Januari 2022.

Pemuda berinisial AM alias A (23) asal Kelurahan Kompo, Kecamatan Luwuk Selatan ini dibekuk sekira pukul 10.30 Wita saat akan membesuk salah satu tahanan di Lapas Kelas II B Luwuk, beserta barang bukti ribuan pil THD. Pengungkapan kasus ini berkat kerjasama dengan petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) Lapas Kelas IIB Luwuk.

“Kita mendapat laporan dari Kepala Pengamanan Lapas IIB Luwuk bahwa telah mengamankan seorang pembesuk yang membawa ribuan butir pil jenis THD,” ungkap Kasat Narkoba Polres Banggai Iptu Makmur SH.

Iptu Makmur menjelaskan, saat itu anggota Lapas Kelas IIB Luwuk petugas penjaga pintu utama sedang bertugas di pintu portal dan melakukan penggeledahan kepada setiap orang atau pembesuk narapidana yang membawa makan masuk ke dalam Lapas.

“Setelah itu tersangka sebagai pembesuk memasuki pintu utama dan langsung menggeledah barang bawaan yang dibawah tersangka,” jelas Iptu Makmur.

Saat dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan makanan yang dibawa tersangka untuk salah seorang Narapidana ditemukan barang bukti ribuan butir pil THD di dalam makanan tersebut.

“Barang bukti ini ditemukan dalam dua bungkus nasi. Masing-masing nasi berisi 1.000 butir pil THD yang dikemas dalam plastik. Jadi totalnya 2.000 butir,” beber Iptu Makmur.

Saat ini tersangka bersama barang bukti 2.000 butir pil jenis THD dan satu unit ponsel telah diamankan di Mapolres Banggai guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan Laporan Kronologi kejadian yang diterangkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk, Yugo Indra Wicaksin, kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Lilik Sujandi, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sunar Agus, bahwa upaya penyelundupan dilakukan oleh seseorang berinisial (A) yang beralamat di P. Bokan Kabupaten Luwuk melalui 2 buah paket makanan (nasi bungkus) yang ditujukan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Luwuk berinisial (AB).

Berawal dari kecurigaan dua orang petugas P2U yang saat itu bertugas yakni Rizki Fauzi Mayendra dan I Gede Agus Suranto yang menggeledah badan dan barang yang dibawa oleh (A) yang terlihat gugup dan ragu-ragu saat ditanya dan digeledah petugas. Setelah diperiksa dengan teliti didapati dua bungkus THD yang diperkirakan berjumlah 2.000 butir. Selanjutnya Lapas Kelas IIBLuwuk menyerahkan barang bukti yang di temukan tersebut kepada Sat Narkoba Polres Luwuk untuk dapat di proses lebih lanjut. Diketahui, THD termasuk Psikotropika golongan IV.

Reporter: Djunaedi – Michael Simanjuntak
Editor: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas