TUTUP - Pustu di Desa Panjoka Kecamatan Pamona Utara, yang merupakan desa terujung di Kabupaten Poso, tampak kosong tidak berpenghuni. (Foto: Istimewa)

Poso, Metrosulawesi.id – Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Panjoka  Kecamatan Pamona Utara, yang merupakan desa terujung di Kabupaten Poso, tampak kosong tidak berpenghuni.

Puskesmas Pembantu merupakan jaringan pelayanan Puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan secara permanen di suatu lokasi dalam wilayah kerja Puskesmas.

Puskesmas Pembantu merupakan bagian integral Puskesmas, yang harus dibina secara berkala oleh Puskesmas. Namun sejak pertengahan 2020 lalu, menurut warga, bangunan tersebut tidak berpenghuni, dan tidak ada aktivitas.

“Kalau ada yang mau melahirkan, sakit dan lainnya, kami ke Desa Sulewana dulu melapor pada petugas medis. Selain tidak ada petugas di Pustu tersebut sejak 7 bulanan yang telah lalu, jaringan telekomunikasi di sini juga tidak ada,” tutur Betharia, warga desa Panjoka, kepada Metrosulawesi, Senin 3 Januari 2022 di Poso.

Meski begitu lanjut Betharia, jadwal imunisasi tetap berjalan dan rutin dilaksanakan oleh petugas kesehatan yang biasa turun langsung ke rumah penduduk.

“Kita berharap ada penunjukan petugas kesehatan yang bisa stanby di desa, kemudian adanya bantuan fasilitas jaringan telekomunikasi seperti wifi, dan yang harus diperhatikan juga adalah pasokan air bersih untuk pustu, sehingga petugas kesehatan yang di tunjuk betah tinggal di desa,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan  Poso dr Taufan Karwur saat dikonfirmasi  Metrosulawesi membenarkan kalau Pustu Desa Panjoka masih kosong dan belum ada petugas kesehatan yang ditempatkan.

“Pustu  belum lama selesai dibangun, tentu semua harus butuh proses termasuk perawat yang akan ditempatkan. Sudah ada konfirmasi dengan Kepala Puskesmas induk, dalam waktu dekat Pustu Panjoka segera terisi perawat mengingat warga desa begitu jauh akses untuk menuju puskesmas induk,” tutur Taufan.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas