BERI KETERANGAN - Kepala Kantor Imigrasi TPI Palu, Dewanto Wisnu Raharjo, didampingi jajaran memberikan keterangan kepada awak media di Kantornya, 30 Desember 2021. (Foto: Ist)
  • Terbitkan 1.868 Paspor hingga Raih WBK-P2HAM

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) TPI Palu, Dewanto Wisnu Raharjo, membeberkan capaian kinerja instansi yang dipimpinnya tahun anggaran 2021.

Wisnu mengungkapkan sepanjang tahun 2021, Kanim Palu telah melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) yaitu berupa Pendetensian dan Pemindahan Deteni sebanyak dua Warga Negara Asing.

“Dalam rangka pengawasan orang asing, hingga saat ini telah dibentuk tujuh Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) di seluruh wilayah Kerja Kantor Imigrasi Palu yang terdiri dari 6 Kabupaten (Donggala, Sigi, Tolitoli, Buol, Parigi Moutong dan Poso) dan 1 Kota (Palu),” ungkap Wisnu kepada awak media didampingi jajaran di Kanim Palu, Kamis 30 Desember 2021.

Dia mengatakan Timpora di setiap kota dan kabupaten juga telah melaksanakan rapat dan kegiatan pengawasan orang asing.
Perlintasan orang masuk dan keluar pada tempat pemeriksaan Imigrasi Pantoloan yang merupakan crew/awak alat angkut dengan total 150 orang terdiri atas 118 WNI dan 32 WNA.

Kata Wisnu, untuk pelayanan keimigrasian, telah diterbitkan 1.868 buku paspor bagi WNI. Rinciannya terdiri dari layanan paspor baru sebanyak 901 buku dan penggantian paspor sebanyak 967 buku.

Sementara itu untuk pelayanan izin tinggal bagi WNA, telah diterbitkan sebanyak 220 izin tinggal. Untuk rinciannya izin tinggal kunjungan sebanyak 94, izin tinggal terbatas sebanyak 119, dan izin tinggal tetap sebanyak tujuh.

“Untuk menjangkau masyarakat luas, telah dilakukan pelayanan Eazy Passport dengan tujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang telah dilaksanakan sebanyak sembilan kegiatan di wilayah kerja kantor Imigrasi Palu. Kegiatan ini diaksanakan pada perkantoran, institusi pendidikan, kompleks perumahan dan komunitas,” terang Wisnu.

Wisnu melanjutkan kegiatan lainnya yang telah dilakukan yakni penyebarluasan informasi. Menurutnya untuk memaksimalkan pelayanan diperlukan penyebaran informasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

Penyebaran informasi secara langsung melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di seluruh wilayah kerja Kantor lmigrasi Palu tetap menerapkan protokol kesehatan dengan rincian sebanyak 17 kali sosialisasi keimigrasian.

Sedangkan untuk penyebaran informasi secara tidak langsung dilakukan melalui media sosial instagram, facebook, twitter, youtube di @imigrasipalu dan Website kantor pada laman kanimpalu.kemenkumham.go.id.

Selanjutnya dalam melakukan pelayanan kepada para penyandang disabilitas, lansia, dan anak, Imigrasi Palu juga menerapkan antrean khusus di luar antrean online, jalur prioritas dan ruang pelayanan paspor ramah HAM.

Sementara realisasi penyerapan anggaran dengan total persentase sebesar 90.69% dengan rincian belanja pegawai sebanyak 98.15%, Belanja Barang 72.09% dan Belanja Modal sebesar 92.29%.

Wisnu menuturkan sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Kantor Imigrasi Palu telah membuat 15 inovasi yang berdampak langsung kepada pemohon dengan mengangkat budaya lokal sebagai upaya untuk melestarikan kearifan lokal dan untuk menambah daya tarik tersendiri bagi pemohon.

Hasil dari berbagai inovasi yang dihadirkan Kanim Palu berbuah manis. Tahun ini, Kanim Palu memperoleh dua penghargaan bergengsi yaitu jantor dengan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara RI tahun 2021 dan Kantor dengan Predikat Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) yang diberikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.

“Kami akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Wisnu.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor:
Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas