FOTO BERSAMA - Ronny Tanusaputra (kedua dari kiri) foto bersama dengan Ketua Umum Persipal, Rusdy Mastura dan Ketua KONI Sulteng Niar Rahmatu. (Foto: Ist/ RS)

Palu, Metrosulawesi.id – Tahun 2021 bisa dikatakan tahunnya Persipal. Di tengah hantaman pandemi Covid-19, prestasi klub bola tertua di Kota Palu ini malah membuncah. Mulai dari sukses meraih gelar Liga 3 dan jadi juara pada kejuaraan Liga Soeratin U-17 zona Sulawesi Tengah.

Persipal dalam beberapa dekade belakangan sejatinya bisa dikatakan cukup redup. Klub ini sudah lama absen di ajang kejuaraan nasional. Kini perlahan mereka mulai bangkit. Tak berlebihan rasanya  jika kesuksesan ini tak terlepas dari tangan Chief Executive Officer (CEO) mereka, Ronny Tanusaputra.

Bukan tanpa alasan. Rony yang ditunjuk Ketua Umum Persipal Palu, Rusdy Mastura, langsung melakukan beberapa pembenahan. Mulai dari pembenahan lapangan hingga mendatangkan pelatih-pelatih handal untuk para pemain.

Persiapan mengikuti laga juga dilakukan dengan cukup baik. Terbukti lewat seleksi pemain handal didapati hingga Persipal sukses mengawinkan gelar dan melenggang melawan tim klub dari penjuru Indonesia.

Pada ajang piala Soeratin Rayon Sulteng, Ronny menggelar seleksi pada bulan November 2021. Seleksi pemain yang dibuka itu diikuti sekira 100 lebih peserta dan terpilih sebanyak 27 pemain. Pesertanya tak hanya datang dari Palu. Tetapi, ada juga hadir dari Donggala, Sigi dan Parigi Moutong.

Untuk posisi pelatih, manajemen Persipal Palu menunjuk Andil Andika sebagai head coach, dibantu dua asisten pelatih, yakni Fadhli Lawido dan Balqis sebagai pelatih kiper.

Rony pada keterangannya dilansir dari Kailipost.com mengatakan hal ini dilakukan mengikuti instruksi dari Rusdi Mastura. 

“Kami berharap seleksi yang rencananya kita gelar selama tiga hari akan terjaring pemain- pemain muda  berbakat yang bisa membawa Persipal, minimal di rayon Sulteng saja dulu, baru membidik tingkat nasional,” ujar Rony Tanusaputra.

Usai mendapat pemain andal, pihak manajemen persipal selanjutnya menyiapkan program latihan taktikal dan serangkaian laga uji coba. Pemain pun jelang  dan selama perhelatan Soeratin Cup dikarantina di salah satu hotel di Kota Palu.

“Semua yang kami lakukan ini adalah agar semua pemain maupun staf pelatih berada dalam kondisi nyaman dan yang paling penting kami harapkan akan timbul kebersamaan antara  semua pemain yang kita tahu mempunyai karakter berbeda.-beda,” jelas manajer tim Persipal U-17, Ilham Haji Lolo, beberapa waktu lalu.

Menurut dia mengumpulkan pemain jelang pertandingan adalah satu hal yang biasa. Itu dilakukan agar kemistri pemain bisa bagus dan juga kondisi serta kesehatannya bisa diperhatikan dengan baik oleh manajemen tim.

“Artinya, kami sudah berusaha berbuat yang terbaik. Tinggal, anak-anak lagi apa yang akan mereka lakukan pada saat pertandingan,” jelas Ilham.

Usaha panjang itu berbuah hasil. Pada final Soeratin Cup rayon Sulteng yang digelar di Lapangan Faqih Rasyid, Selasa (28/12/2021) Persipal U-17 berhasil keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan Celebest FC dengan skor tipis 1-0.

Kehadiran Ronny Saputra ternyata membangkitkan semangat para pemain Persipal untuk kembali merumput di level nasional. Ini tak terlepas dari sikapnya yang profesional di klub dan ramah kepada manajemen. (*/ap)

Ayo tulis komentar cerdas