TERASPAL LASTON - Kondisi Jalan Ki Hajar Dewantara (Selasa, 28 Desember 2021) usai direhabilitasi oleh Dinas PU Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)

Palu, Metrosulawesi.id – Rehabilitasi jalan dalam Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah hampir berada di titik rampung.

Hal itu dituturkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu Farida Lenan. Menurutnya,  progres pengerjaan mencapai 90 persen.

“Saya setiap hari termasuk pagi tadi mengecek langsung di lapangan (progres kerja) seperti apa. Dan alhamdulillah proyek jalan ini selangkah lagi rampung,” bilang Farida  kepada Jurnalis Metrosulawesi, Selasa, 28 Desember 2021.

Progres itu dirincikan Farida menyasar berbagai titik jalan berstatus kota tersebut, seperti di Jalan Cempedak dengan lebar 7-8 meter, Jalan Jati sekitar 7 meter, Jalan Pattimura, Kawasan Kantor Wali Kota atau Taman Vatulemo serta Jalan Ki Hajar Dewantara tersambung jalan kecil disekitarnya.

“Itu sudah termasuk pekerjaan markah (tanda garis) jalannya, contoh seperti di Jalan Jati dan Jalan Cempedak,” imbuhnya.

Khusus jalur di kawasan Kantor Wali Kota Palu, kata Farida, lebar jalannya bervariasi, mulai 7 sampai 10 meter termasuk pembuatan trotoar seluas 1,5 meter hingga 7 meter (sandar pagar).

Meskipun demikian, Farida mengaku masih terdapat titik jalan yang tengah ditangani, seperti di Jalan Pulau Samosir dan Nokilalaki Pendek.

“Saya dapat laporan dari staf saya bahwa sisa dua jalan itu yang belum rampung teraspal dan saat ini sementara penghamparan material aspal,” imbuhnya.

Proyek yang memakai tipe aspal laston (halus) itu diminta Farida kepada rekanan atau kontraktor agar segera dirampungkan untuk mempercantik jalan sebelum waktu pencairan tiba yang jatuh pada 30 Desember 2021.

Reporter: Muhammad Faiz Syafar
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas