MOBIL VAKSIN - Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura didampingi Kadis Kesehatan Sulteng, dr Komang Sujendra memeriksa bagian dalam mobil yang digunakan untuk mendukung vaksinasi mobile. (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Capaian vaksinasi Covid-19 di Sulteng kini mencapai 70,3 persen. Gubernur H Rusdy Mastura mengapresiasi capaian tersebut, meski masih ada beberapa kabupaten yang belum capai target.

Demikian dikatakan Jurubicara Pusdatina Covid-19 Sulteng, Adiman dalam siaran persnya yang diterima, Metrosulawesi, Selasa 28 Desember 2021.

Beberapa kabupaten yang masih perlu menggenjot vaksinasi Covid itu, yakni: Kabupaten Tojo Unauna masih masih 54,4 persen, Banggai Kepulauan (Bangkep) 60,1 persen, Tolitoli 60,1 persen  dan Sigi 62,4 persen.

“Pak gubernur meminta agar target yang ditetapkan secara Nasional di atas 70 persen dapat tercapai,” tulis Adiman.

Gubernur lanjut Adiman, kembali meminta agar masyarakat terus patuh dan taat terhadap protokol kesehatan (prokes).

“Tidak boleh lalai dan jangan sampai kendor untuk mematuhi protokol kesehatan terus tingkatkan sebaran vaksin kepada masyarakat,” kata gubernur.

Gubernur beharap agara masyarakat tidak berlebihan merayakan pelaksanaan  perayaan tahun baru 2022. Perayaan dilakukan secara sederhana dan tidak eforia. Dan yang paling penting terus mematuhi prokes.

Gubernur juga kembali mengingatkan para bupati dan wali kota untuk terus memastikan satgas Covid bekerja untuk mengimbau masyarakat agar dalam melaksanakan kegiatan tetap dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Jangan sampai ada klaster perayaan tahun baru,” kata gubernur.

Gubernur juga meminta para bupati dan walikota untuk mengambil langkah- langkah strategis untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron di Sulawesi Tengah.

Gubernur mengatakan, kekuatan dalam menanggulangi penularan Covid ada pada dukungan masyarakat. Yaitu dengan cara mematuhi prokes, dan juga menunda perjalanan keluar daerah yang tidak mendesak.

“Kalau terpaksa melaksanakan pejalanan ke luar daerah diharapkan untuk terus mematuhi Protokol Kesehatan yang sangat ketat dalam melaksanakan kegiatan di tempat tujuan,” kata gubernur.

Gubernur berharap agar masyarakat dapat berpartisipasi memutus penularan Covid di Sulteng. Dengan dukungan masyarakat kata gubernur, pemerintah daerah bisa lebih jauh berpikir untuk peningkatan pembangunan dan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Mari kita dukung pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tengah. Kita semua bergandengan tangan agar tidak terjadi lagi penularan Covid dalam keluarga dan masyarakat,” pungkas gubernur.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas