H Rusdy Mastura. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah pusat membuat program utama yakni food estate di sejumlah provinsi. Meskipun Provinsi Sulteng tidak masuk dalam program ketahanan pangan itu, namun Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura ingin daerah ini juga bisa menjadi kawasan food estate.

Gubernur pun meminta para investor dapat mewujudkan food estate di Sulteng sehingga menjadi daerah penyangga kebutuhan pokok untuk ibu kota negara (IKN) baru.

‘’Saya minta ke depan investor dapat mempercepat pengembangan food estate di setiap wilayah untuk mempersiapkan Sulawesi Tengah sebagai daerah penyangga ibu kota negara baru,’’ kata Gubernur dalam pertemuan dengan jajaran PT Anugrah Tambang Industri (ATI) beberapa waktu lalu.

Gubernur mengatakan, Provinsi Sulteng membutuhkan peningkatan infrastruktur untuk meningkatkan koneksitas jalur distribusi hasil produksi masyarakat. Gubernur memberikan kesempatan yang seluas luasnya kepada semua pihak untuk mempercepat pembangunan di Sulawesi Tengah.

Misalnya terkait pengembangan industri perikanan di Kabupaten Banggai Laut. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi nelayan melalui pemanfaatan potensi perikanan yang ada di kawasan Sulawesi Tengah.

Sekadar diketahui, PT ATI berencana membangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Morowali. Untuk itu PT. ATI membutuhkan Dukungan Rekomendasi dari Gubernur untuk memperoleh persetujuan Perizinan dari Menteri Investasi dan Kepala BKPM.

Gubernur H Rusdy Mastura menyatakan sangat senang rencana investasi ini. Namun dia berpesan kepada PT ATI terkait pembebasan lahan agar tidak bermasalah dengan rakyat.

Gubernur juga meminta PT ATI dapat bermitra dengan perusahaan daerah (Perusda). Sehingga Perusda dapat terlibat dalam pengelolaan potensi daerah dan juga dapat memberikan peningkatkan fiskal daerah.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas