Direktur LTS, Yusuf Kurniawan melakukan tendangan kehormatan saat membuka LTS Zona Sulteng di lapangan Galara Kota Palu, Sabtu (25/12/2021). (Foto: Dok. Liga Top Skor Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Kompetisi Sepak bola Liga Top Skor (LTS) kembali digelar di tahun 2021 di sejumlah wilayah di Indonesia. Tak terkecuali di Sulteng, kompetisi pencarian bakat usia muda yang terakhir digelar di daerah setempat empat tahun yang lalu kini mengikutkan tiga dari enam kategori yakni U-13, U-15, dan U-17.

LTS di Sulteng yang diharapkan dapat memunculkan bibit bakat pemain muda itu dibuka pada Sabtu (25/12/2021) tepatnya di lapangan Galara Kota Palu.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif kawan-kawan sepak bola di Palu,” kata Direktur LTS, Yusuf Kurniawan, kepada awak media usai membuka langsung kegiatan.

Menurut Bung Yuke, sapaan akrab Yusuf Kurniawan, kompetisi Ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak 2017 di Sulteng. Pegelaran kali ini, kata dia, ialah kelanjutan kompetisi yang sempat tertunda akibat bencana Gempa dan Tsunami di Palu.

“Jadi saya sangat mengapresiasi sekali, apalagi teman-teman di Palu ini langsung menggelar tiga kelompok usia sekaligus, sementara banyak di daerah lain yang baru mulai belum berani,” ujarnya.

Sementara, ketua Panitia LTS Sulteng, Mahfud Masura menyebutkan para klub usia dini terutama SSB menyambut baik pegelaran kali ini. Dia berharap, lewat kompetisi ini akan banyak muncul Punggawa Timnas Witan Sulaeman lainnya yang juga merupakan jebolan pemain Galara.

“Kompetisi diharapkan bisa menjadi panggung melahirkan bakat talenta-talenta muda baru. Kami juga berharap Sepak Bola nantinya jadi cabor yang mampu bicara banyak pada perhelatan PON 2024, sesuai dengan harapan Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura,” kata Masuara.

LTS secara regulasi akan menggunakan sistem liga penuh yang berarti setiap tim akan bertemu dalam dua kali putaran. Pertandingan akan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu dimulai dari pukul 08:00 Wita hingga sekira 14:30 Wita. (*)

Reporter: Adi Pranata

Ayo tulis komentar cerdas