BERI KETERANGAN - Pj Sekdaprov Sulteng, Moh Faisal Mang (kanan) bersama Irwasda Polda, Kombespol Asep Ahdiatna memberikan keterangan kepada wartawan usai apel gelar pasukan di Polda Sulteng, Kamis 23 Desember 2021. (Foto: Admin Pimpinan)
  • Lalulintas Penumpang Mulai Meningkat

Palu, Metrosulawesi.id – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Pemerintah Provinsi melarang aparat sipil negara (ASN) untuk keluar daerah alias mudik. Aturan ini berlaku mulai 23 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022.

Hal itu diungkapkan Pj Sekdaprov Sulteng, Moh Faisal Mang usai mengikuti apel gelar pasukan Operasi Lilin di Polda Sulteng, Kamis 23 Desember 2021. Apel pasukan itu dipimpin Irwasda Kombespol Asep Ahdiatna dihadiri juga Fokopimda Sulteng. Operasi Lilin Tinombala dan Nataru di Sulteng melibatkan 3.516 personel.

Fisal mengatakan, kebijakan larangan keluar daerah terhadap ASN itu berlaku secara nasional termasuk kabupaten dan kota serta tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

“Larangan keluar daerah tersebut dikecualikan bagi mereka yang diberikan tugas kedinasan oleh pimpinan yang berkaitan dengan tupoksinya sebagai ASN,” katanya.

Tindakan pelarangan mudik dimaksud sebagai salah satu upaya guna mencegah terjadinya penyebaran virus Covid 19.
“Tindakan vaksinasi covid-19 dengan target 70 persen oleh pemerintah pusat merupakan langkah guna menekan penyebaran virus covid-19. Saat ini di kabupaten Tojo Una-una dilaksanakan gerai vaksin,” ujar Faisal.

Mulai Meningkat

Terpisah, Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng, Sumarno, mengungkapkan mulai ada peningkatan pelaku perjalanan melalui jalur udara, darat, dan udara dalam rangka libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Laporan yang kami terima mulai ada peningkatan tapi belum signifikan, terutama jalur udara,” ungkapnya, Kamis 23 Desember 2021.

Sumarno mengatakan pihaknya telah mendirikan posko pemantauan pergerakan transportasi sejak 20 Desember sampai 4 Januari mendatang. Tujuannya untuk mendata arus transportasi penumpang dan angkutan barang.

Sumarno mengatakan pusat pendataan dilakukan di depan Kantor Dishub Provinsi Sulteng Jalan Kartini Palu. Dishub Provinsi Sulteng akan mendirikan posko mudik Nataru selama proses pendataan ini.

“Kita akan mendirikan posko mulai tanggal 23 Desember sampai 4 Januari 2022,” ujar Sumarno.

Dikatakan, pendataan juga akan dilakukan di Terminal Mamboro dan Terminal Tipo. Nantinya akan didirikan posko untuk mendukung kelancaran pendataan oleh personel Dishub.

“Petugas kita akan stanby di sana dengan peralatan-peralatan untuk menghitung pergerakan angkutan dan penumpang,” tuturnya.

Sumarno mengimbau pelaku perjalanan atau pemudik Nataru harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Tujuan prokes untuk memutus penyebaran pandemi virus corona.

Diketahui, Mutiara Sis Al Jufri Palu juga telah membuka Posko Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Posko tersebut juga bertujuan untuk memantau kondisi kepadatan arus penumpang dan barang pada saat menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Sama halnya pada saat lebaran, Posko Nataru ini juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan (stake holder) diantanya adalah TNI-Polri, KKP, Basarnas, BMKG, Airnav dan stake holder lainnya.

Posko Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 berlokasi di area lobi terminal Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu dan akan berlangsung selama 19 hari yaitu mulai tanggal 17 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022.

Mutiara Sis Al-Jufri Palu sendiri termasuk salah satu dari 51 bandar udara yang melakukan pemantauan Posko Angkutan Nataru 2021/2022. Adapun beberapa maskapai yang melayani diantaranya Garuda, Lion Air, Batik Air, Wings Air, dan Susi Air Citilink.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas