FOKUS LATIHAN - Karateka Sulteng, Ningsih saat melakukan latihan beberapa bulan lalu. (Foto: Metrosulawesi/ Addi Pranata)

Palu, Metrosulawesi.id – Peraih medali perunggu cabang olahraga karate di nomor Kata untuk Sulawesi Tengah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Yuningsih Christiana Masoara, saat ini masih beristirahat penuh sebab mengalami cedera lutut atau jumpers knee. Ia pun telah sekira dua bulan menjalani perawatan ke dokter dan melakukan serangkaian terapi.

“Kalau dari terapinya bilang ACL agak longggar dan otot tandonnya meradang, makanya bengkak (lutut),” kata Ningsih sapaan akrab Yuningsih kepada Metrosulawesi, Rabu (22/12/2021).

Cedera ini kata Ningsih, dialami saat latihan terpusat sebelum perhelatan PON XX di Papua berlangsung. Dia bilang, lantaran semangat yang menggebu untuk memberi lebih, ia akhirnya membuladkan tekad untuk tetap ikut di pesta olahraga empat tahunan itu.

“Iya kemarin sudah cedera, tapi yang buat saya kuat dan cederanya sampai dilupa karena semangat. Mentalku, dan hatiku saya kasih kuat harus juara di PON ini,” kata Ningsih.

“Sementara bertanding kan memang sudah cedera, pas slesai pertandingan tambah sakit sampai skarang,” imbuh dia.

Atlet kelahiran Poso 27 tahun yang lalu ini mengatakan perawatan dilakukan dengan rutin melakukan terapi tiga kali dalam seminggu. Obat-obatan juga dikonsumsinya agar proses penyembuhan berjalan cepat.

“Dokter minta tidak melakukan aktivitas yang berat selama proses penyembuhan sampai sembuh total, karena cederanya lumayan bahaya juga efeknya buat saya nantinya,” ujarnya.

Lanjut Ningsih, perawatan yang sudah berjalan dua bulan itupun dibiayai oleh BPJS pribadi. Di usianya yang hampir memasuki kepala tiga dia berharap agar secepatnya pulih. Sebab banyak even kejuaraan nasional yang menanti. 

Terpisah, pelatih Ningsih, Ateng Wahyudi, mengatakan cedera yang dialami memang sebelum PON berlangsung. Menurutnya, hal ini suatu hal yang wajar dialami para atlet. Ningsih, menurut dia, masih sangat bisa berlatih dan mengikuti kejuaran-kejuaraan selanjutnya.

“Ini sekarang kan sekedar maintenance saja, jadi mumpung dia masih butuh recovery sekarang cedera-cedera yang dialaminya dipulihkan,” kata dia.

Di sisi lain ia menjelaskan untuk perawatan masih bisa ditanggung oleh Ningsih yang kebetulan memiliki BPJS dari tempat kerjanya dari salah satu instansi pemerintahan. Meski begitu apabila mengalami cedera yang berat barulah akan dikordinasikan bersama Federasi maupun KONI.

Dengan usianya dan potensi yang dimiliki, ia pun meminta Ningsih untuk tetap lanjut mewakili Sulawesi Tengah di ajang kejuaraan nasional lainnya.

“Tapi tetap saya tidak paksakan karena dia kan punya planning secara personal,” ujarnya. (*)

Reporter: Adi Pranata

Ayo tulis komentar cerdas