Kepala Dinas PMD, Andi Wulur menyampaikan hal terkait percepatan vaksinasi di Kabupaten Sigi, secara virtual. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Sigi dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) bakal menunda pembagian BLT dana desa kepada masyarakat yang belum divaksin Covid-19.

Kebijakan yang diambil pemerintah ini bertujuan agar program vaksinasi nasional bisa berjalan sesuai harapan dan mencapai target.

Kepala Dinas PMD, Andi Wulur mengatakan, penundaan pembagian BLT tersebut kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 sudah disepakati bersama oleh pemerintah desa maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Warga wajib perlihatkan bukti vaksin sebelum menerima BLT Rp600 ribu tersebut.

“Kebijakan ini dibolehkan oleh aturan dalam percepatan vaksinasi,” kata Kadis Andi Wulur saat mengikuti rapat koordinasi terkait percepatan vaksinasi di Kabupaten Sigi secara virtual, Senin, 20 Desember 2021.

Mantan Kasat Pol-PP itu mengatakan, warga yang akan mengambil BLT harus membawa bukti bahwa telah melakukan vaksinasi Covid-19 minimal suntikan pertama. Kecuali orang yang belum bisa menerima vaksin tersebut karena alasan kesehatan.

Dikatakan, pada kegiatan penyaluran BLT dimasing-masing desa akan disediakan gerai vaksinasi. Dinas PMD akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan vaksinator.

“Kami akan mengirimkan jadwal pembagian BLT kepada Dinas Kesehatan, untuk menfasilitasi vaksinator disetiap penyaluran BLT,” tuturnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas