Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, SIK, (tengah) saat menyampaikan keterangan pers di Mapolres Touna. (Foto: Dok. Polres Touna)
  • Polres Touna Ungkap Setelah 8 Bulan

Touna, Metrsulawesi.id – Setelah kurang lebih Delapan Bulan, akhirnya Polisi berhasil mengungkap dan menagkap seorang Pria yang merupakan pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang mahasiwi IAIN yang identitasnya diketahui Hijrah alias Ija (23), yang jenazahnya ditemukan mengenaskan di rumah Kontrakanya di Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota, pada 7 April 2021, silam.

Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, SIK, dalam keterangan persnya, Senin 20 Desember 2021, di Mapolres Tojo Unauna, menjelaskan pelaku berinisial AMM alias Agil (22), warga Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Labiabae, Kecamatan Ampana Kota. “pelaku diketahui merupakan pacar korban, dan motif pelaku diakibatkan cemburu,” ungkapnya.

Riski juga mengatakan, pelaku AMM alias Agil, di tangkap Tim Resmob Polres Touna yang bekerja sama dengan Tim Jatanras Polda Sulteng dan Inafis Polres Poso, Sabtu 18 Desember 2021, setelah dilakukan penyelidikan kurang lebih Delapan Bulan.

Dalam penyelidikan itu, menyita waktu banyak yang cukup lama, penyidik memeriksa saksi sebanyak 65 orang, terdapat ada tujuh saksi yang diperiksa secara khusus, dan beberapa barang bukti yang berhasil disita.

“barang bukti yang di amankan, 1 celana levis pendek warna biru, 1 jaket swtter warnah merah, 1 buah KTP identitas pelaku, 1 buah gunting stenlis dan 1 unit kendaraan roda dua jenis yamaha fino warna putih,” ujarnya.

Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, menegaskan, untuk pelaku diterapkan Pasal 338 KUHP Subsidaer Pasal 354 ayat (2) KUHP. Unsur Pasal 338 KUHP yakni barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain dihukum karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-selamanya 15 tahun.

Unsur Pasal 354 ayat (2) KUHP jika perbuatan itu menjadikan kematian orangnya, dihukum penjara selama-lamanya sepuluh tahun.

“Saat ini penanganan perkara masih dalam tahapan penyidikan lebih lanjut Unit Tindak Pidana Umum Sat Reskrim Polres Touna,” tutupnya.

Diketahui kasus pembunuhan terjadi pada 7 April 2021, di Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota,yang mana telah ditemukan mayat perempuan yang tergeletak disalah satu rumah,  berada diruangan keluarga, dengan kondisi berlumuran darah yang disebabkan oleh tindak pidanan kekerasan yang mengakibatkan kematian.

Reporter: Djunaedi – Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas