SAMBUTAN - Kakankemenag Palu, Nasruddin L. Midu, saat menyampaikan sambutan di kegiatan Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021, tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji, di Asrama Haji transit Palu, belum lama ini. (Foto: Humas)
  • Lagi, Sosialisasi KMA Nomor 660

Palu, Metrosulawesi.id – Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji kembali diselenggarakan oleh Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Palu, di Asrama Haji Transit Palu, belum lama ini.

Kepala Kankemenag Palu, Nasruddin L. Midu mengharapkan kepada para calon jemaah haji agar merespon program pemerintah terkait vaksinasi, sebagai ikhtiar dalam melawan pandemi Covid-19.

“Banyak opini yang mesti diluruskan di tengah masyarakat, diantaranya tentang pengelolaan dana haji yang tidak benar, ketidak siapan Pemerintah Indonesia untuk memberangkatkan para jemaah, serta hoaks tentang diplomasi hubungan Indonesia buruk dengan Arab Saudi, semua ini harus diluruskan kepada masyarakat,” kata Nasruddin.

Menurut Nasruddin, tertundanya pemberangkatan para jemaah haji merupakan upaya pemerintah untuk melindungi warga negara dari keselamatan kesehatan dan keamanan.

“Selain itu penundaan juga diakibatkan karena situasi pandemi yang belum selesai, dan berkembangnya virus varian baru Covid-19, sehingga belum adanya MoU serta kepastian kuota. Inilah alasan pemerintah ditundanya kebarangkatan jemaah haji,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Palu, H. M Thalib mengatakan, tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait alasan pemerintah melakukan pembatalan pelaksanaan ibadah haji, dalam upaya menangkal isu hoaks yang beredar pasca keputusan pembatalan keberangkatan.

“Selain itu, sosialisasi digelar untuk memberikan informasi yang update dari pemerintah pusat, sehingga dapat menjadi panduan bagi pihak terkait tentang penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun depan, sehingga tidak ada lagi pemikiran yang negatif dan keliru terhadap keputusan pemerintah,” pungkasnya.

Acara sosialisasi ini diikuti oleh 50 orang, terdiri dari jemaah haji sebanyak 30 orang, penyuluh Agama Islam Non PNS dan Staf PHU. Selain itu juga hadir Kepala Seksi Dokumen dan Pendaftaran Haji Reguler Kanwil Kemenag Sulteng, Arifin, serta menjadi narasumber pada kegiatan tersebut Kasubbag TU Kankemenag Palu, Irsan, sebagai moderator.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas