Abdul Wahyudin. (Foto: Dok. Pribadi)

Palu, Metrosulawesi.id – Antrian pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Palu sejak beberapa pekan terakhir ini disoroti berbagai kalangan masyarakat. Mereka mempertanyakan terjadinya antrian itu dan meminta pihak terkait segera mengatasinya.

Salah satu kritik itu dilakukan Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Kota Palu dan Serikat Buruh Transportasi Container Sulawesi Tengah (SBTCST).

Ketua Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Kota Palu,  Abdul Wahyudin melalui keterangan persnya Kamis malam pekan lalu menyampaikan agar Pemerintah Kota Palu bersama Hiswana Migas Sulteng dan Pertamina dapat memberikan solusi terbaik.

“Sehingga penyaluran bisa tepat sasaran terutama BBM solar subsidi bagi masyarakat khususnya kepada kendaraan angkutan logistik,” ucapnya.

“Pemkot bersama Hiswana Migas harus segera atasi antrian ini,” tegasnya.

Wahyudin yang juga  Sekertaris Serikat Buruh Transportasi Container Sulawesi Tengah (SBTCST) menambahkan ketersediaan BBM di SPBU bagi para sopir angkutan logistik adalah hal utama dalam mendukung kelancaran pendistribusian barang yang tentu berkontribusi pada perputaran ekonomi di tengah masyarakat. Sejak beberapa pekan terakhir ini antrian pengisian BBM terjadi di seluruh SPBU yang ada di Kota Palu. Puluhan kendaraan harus antri untuk mendapatkan jatah bahan bakar minyak.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas