Home Sulteng Pemprov Harus Bantu Kabupaten dan Kota

Pemprov Harus Bantu Kabupaten dan Kota

0
PIMPIN RAPAT - Ketua DPRD Sulteng Hj Nilam Sari saat memimpin rapat di DPRD. (Foto: Istimewa)
  • Ketua DPRD Sulteng Bicara Percepatan Vaksinasi Covid

Palu, Metrosulawesi.id – Untuk menggenjot capaian target vaksinasi Covid-19 sebesar 60 persen di Sulteng, Ketua DPRD Sulteng, Hj Nilam Sari Lawira meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk membantu kebutuhan pemerintah kabupaten dan kota.

“Harus ada intervensi dari Pemprov Sulteng ke Pemerintah kabupaten dan kota dalam penanganan Covid-19. Misalnya membantu memberikan fasilitas dalam mendorong tercapainya target vaksinasi,” katanya saat dihubungi Metrosulawesi, Senin 13 Desember 2021.

Seperti diketahui, saat ini baik Pemprov maupun Pemkab di Sulteng tengah mendorong percepatan vaksinasi Covid, guna mencapai target 60 persen hingga akhir Desember ini. Sebelumnya, Sulteng termasuk dari sembilan provinsi di Indonesia yang capaian vaksinasinya masih di bawah 50 persen. Untuk mencapai angka itu, Gubernur meminta semua pihak untuk memaksimalkan kegiatan vaksinasi hingga mencapai angka 60 persen.

Ketua DPRD Sulteng mengatakan, penanganan Covid di Sulteng jangan sampai hanya habis di evaluasi. Pemprov katanya, harus bisa memfasilitasi pemerintah kabupaten dan kota dalam penanganan Covid.

“Pemprov misalnya, bisa memberi bantuan ke kabupaten dan kota terhadap hal-hal yang mungkin saja tidak bisa diselesaikan oleh kabupaten dan kota,” ujarnya.

Penanganan Covid menurut Nilam, harus ditangani secara bersama-sama. Dan harus ada koordinasi secara berkelanjutan antara provinsi dan kabupaten. Dua hal itu menurutnya, adalah kunci penanganan Covid.

Ia mencontohkan kabupaten-kabupaten yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat masuk dalam PPKM level 1, dapat berbagi dengan kabupaten dan kota yang masih berada dalam level 3 dan 2 PPKM.

Nilam menyayangkan kabupaten-kabupaten yang dekat dengan Ibu Kota Provinsi Sulteng, yang seharusnya tidak berada dalam PPKM level 3, namun faktanya ditetapkan masuk dalam PPKM level 3 dan 2.

“Mungkin ada masalah-masalah yang dihadapi dalam penanggulangan COVID dan percepatan vaksinasi, ini harus dibantu dicarikan solusinya,” sebut Nilam.

“Yang paling penting dari semua ini adalah koordinasi,” kata Nilam Sari.

Menurut dia, masyarakat cukup antusias mengikuti vaksinasi, apalagi bila diikutkan dengan program-program inovasi pemerintah untuk mengajak masyarakat agar mau divaksin.

“Maka perlu diperbanyak dan disebarluaskan mengenai lokasi-lokasi gerai vaksin, selain di Puskesmas. Hal ini agar masyarakat mengetahui lokasi-lokasi vaksinasi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura menyarankan para bupati dan wali kota se-Sulteng untuk mengadakan inovasi dalam merealisasi capaian vaksinasi Covid-19, sehingga terbangun kesadaran dan keikutsertaan masyarakat.

“Harus ada inovasi-inovasi yang dilakukan untuk menggenjot target capaian vaksinasi Covid-19,” katanya, Ahad 12 Desember 2021.

Gubernur Rusdy juga meminta kepada Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa agar memotivasi masyarakat, dengan melakukan inovasi program yang mendorong masyarakat bersedia ikut vaksinasi.

“OPD harus punya program inovasi, memberikan motivasi kepada masyarakat agar mau ikut vaksinasi. Kepala Disdukcapail dan Kepala Dinas PMD agar memberikan motivasi kepada masyarakat dan kepala desa untuk menggenjot vaksinasi,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan kepada bupati dan wali kota serta kepada OPD agar tidak takut melakukan inovasi-inovasi terkait dengan program vaksinasi.

Hal itu karena, vaksinasi merupakan program nasional yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya Covid.

“Saya ingatkan bahwa bapak Presiden punya perhatian besar terhadap masalah vaksinasi ini, beliau pelototi ini,” sebut gubernur.

Reporter: Udin Salim

NO COMMENTS

Ayo tulis komentar cerdas Cancel reply

Exit mobile version