Prof Mahfudz MP. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Gedung Rektorat Universitas Tadulako (Untad) akan direkonstruksi pada awal 2022 mendatang. Diketahui, Rektorat Untad yang terdiri atas empat lantai, salah gedung terdampak bencana gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Donggala, Sigi, Parimo, dan sekitarnya pada 2018 lalu.

“Insyaallah, Januari 2022, Rektorat Untad akan dipindahkan di gedung Serbaguna yang telah rampung dibangun,” ungkap Rektor Untad, Prof Mahfudz membuka seminar terkait pembangunan infrastruktur di Universitas Tadulako pada Senin 13 Desember 2021.

Rektor mengharapkan jajarannya mulai berkemas untuk berkantor sementara di gedung Serbaguna.

“Saya berharap setiap unit bersiap untuk pindah sementara di gedung tersebut,” ucap Mahfudz.

Dalam seminar, dibahas beberapa rencana pembangunan sarana dan prasarana yang mencakup master plan kelistrikan dan air, gedung perpustakaan digital, gedung pusat data digital terpadu serta perencanaan jalan pedestarian dan drainase di lingkungan Untad.

“Tentu kita sangat berharap apa yang kita laksanakan ini bisa direalisasikan dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Olehnya itu mungkin ada hal-hal yang perlu disampaikan atau terabaikan selama ini, maka dihadapan konsultan, bisa kita diskusikan bersama-sama,” tandas Rektor.

Kegiatan turut dihadiri Ketua Senat, Wakil Rektor, Ketua Dewan Pertimbangan, Ketua SPI, Dekan Fakultas, Direktur Pascarjana, Ketua Lembaga, Kepala Biro dan Unsur pimpinan lainnya.

Sebelumnya, Rektor Prof Mahfudz didampingi jajaran menerima kunjungan Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR, H Iwan Suprijanto, bersama Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulteng, PPK Prasarana Strategis I dan PPL Prasarana Strategis II pada Kamis 11 November 2021.

Rektor menerangkan kunjungan tersebut dalam rangka meninjau progres pembangunan paket pekerjaan rehalibitasi dan rekonsturksi (rehab-rekon) sejumlah bangunan di Universitas Tadulako.

“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR, bapak Iwan Suprijanto,” ujarnya.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas