Farhan. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)
  • Program Smart Village

Sigi, Metrosulawesi.id – Desa Pakuli merupakan desa percontohan Smart Village di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Sejak diluncurkan Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura beberapa waktu lalu, kini desa cerdas yang berada di Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi itu, memberikan layanan digital.

Farhan mengatakan, melalui platform digital desa (DIGIDES), Desa Pakuli mengembangkan beberapa fitur aplikasi yang terintegrasi antara android dan website yang memberikan layanan kepada warga.

“Program Smart Village di Desa Pakuli sudah jalan. Ada website desa dan aplikasi pendukung dari DIGIDES yang dapat dimanfaatkan warga,” kata Kades Pakuli, Farhan, Rabu, 8 Desember 2021.

Di desa tersebut, masyarakat mendapatkan layanan persuratan secara digital. Bisa diakses melalui smart phone.

“Untuk layanan persuratan yang tersedia beragam, mulai dari pembuatan surat domisili, surat pindah, surat usaha dan lain-lain. Jadi pengajuannya hanya lewat HP android bisa,” ujarnya.

“Bagi warga yang ingin merequest surat di desa, cukup menggunakan aplikasi DIGIDES, lakukan request, mengisi form dan dapatkan kode surat melalui nomor whatsApp yang sudah didaftarkan sebelumnya. Akun DIGIDES dapat didownload di playstore,” jelas Farhan.

Kemudian lanjutnya, surat yang dimaksud tadi langsung dapat diambil di mesin Anjungan Desa Pakuli menggunakan kode surat yang dikirim otomatis di nomor WhatsApp.

Selain itu, dalam pengembangan smart village di Desa Pakuli juga mendukung perekonomian masyarakat desa melalui aplikasi E-Pasar. Dimana pelaku UMKM dapat menjual jualanya di aplikasi tersebut secara online.

“E-pasar juga dimanfaatkan pelaku UMKM. Mereka di rumah hanya jualan pakai aplikasi, bisa menguntungkan,” katanya.

Program Smart Village di Desa Pakuli juga merupakan wujud dari transparansi Pemerintah Desa Pakuli dalam mempublikasikan dan menginformasikan kegiatan Pemerintah Desa melalui website desa.

“Website desa dapat diakses bagi siapa saja. Menampilkan profil desa, potensi wisata, kegiatan desa, penggunaan anggaran desa, berita tentang desa hingga aneka jualan UMKM desa yang dijual melalui E-Pasar juga dapat dilihat di website desa,” imbuhnya.

Diketahui, Smart Village di Desa Pakuli merupakan kolaborasi antara PT PLN (Persero) dengan Icon+, serta Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

“Terkait jaringan internet maupun listrik semua berjalan dengan baik, tidak ada masalah,” kata dia.

Kata Farhan, dalam rangka mendukung program Smart Village di desanya, pihaknya sudah mensosialisasikan program Kemendes tersebut.

“Sosialisasi terus kita lakukan. Dalam sosialisasi kita mengajarkan kepada masyarakat bagaimana memanfaatkan inovasi desa,” tutupnya. 

Sementara itu, warga Desa Pakuli mengaku merasa terbantu dengan adanya inovasi pelayanan desa yang dapat digunakan secara mandiri dan digital itu.

“Kita merasa terbantu juga. Apalagi hanya menggunakan hp, sangat mempermudah urusan kita di desa,” ungkap Cici Anjarwati, warga Desa Pakuli.

Cici Anjarwati juga mengatakan, dalam segi pelayanan desa sangat membantu. Hanya menggunakan smart phone bisa permudah membuat persuratan yang dibutuhkan.

“Begitu juga kalau mau jual apa-apa sangat terbantu, karena E-pasar tadi itu,” tuturnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas