PEMBUKAAN - Bupati Morut Delis Julkarson Hehi membuka acara seleksi terbuka untuk pengisian JPTP atau pejabat eselon dua di Morut, di Ruang Pola Kantor Bupati Morut di Kolonodale, Rabu (8/12/3021). (Foto: Istimewa)
  • Seleksi Terbuka Eselon Dua

Morut, Metrosulawesi.id – Seleksi terbuka untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara (Morut) resmi dimulai.

Kegiatan itu dibuka oleh Bupati Morut Delis Julkarson Hehi bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Morut di Kolonodale, Rabu (8/12/3021).

Ada 37 pejabat yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan berikutnya. Mereka selanjutnya akan mengikuti assessment kompetensi manajerial, penulisan dan presentase majalah, serta wawancara.

Ada delapan jabatan eselon dua yang kini lowong dan akan diperebutkan para pendaftar tersebut.

Kedelapan jabatan yang lowong itu masing-masing Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah.

Selain itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah, Kepala Dinas Kesehatan Daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Daerah, serta Kepala PUPR, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Daerah.

Dalam sambutannya Bupati Delis menegaskan daerah ini membutuhkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kreatif dan inovatif, bukan pimpinan yang miskin ide.

“Seringkali saya temukan pimpinan OPD (kepala dinas/badan)yang mengeluh tidak ada ini, tidak ada itu. Disitulah dibutuhkan kreativitas dan inovasi para pemimpin, bukan hanya mengeluh,” tegasnya.

Pimpinan yang dibutuhkan saat ini, lanjut bupati, adalah pimpinan yang bisa berpikir out of the box yakni berpikir dari sudut pandang yang berbeda dengan kebanyakan orang. Ada ide cemerlang dan pikiran kreatif.

Ia juga mengingatkan agar semua pimpinan OPD dapat memahami visi dan misi Pemda Morut saat ini sehingga tujuan yang didambakan segera tercapai.

“Ibarat sebuah kapal, jangan sampai terjadi kapten mengarahkan kapal pada tujuan tertentu, tapi juru mudi mengarahkan ke tujuan yang lain. Kalau itu yang terjadi, kapal tersebut tidak akan sampai ke tujuan yang diharapkan,” jelasnya.

Kepada para peserta seleksi terbuka, bupati berharap agar mengerti betul visi misi Pemda yakni tercapainya masyarakat Morut yang sehat cerdas dan sejahtera (SCS). Sesuai SK Bupati Morut, panitia seleksi terdiri dari lima orang yakni Mulyono, SE, Ak, MM (Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah) selaku ketua, lalu anggota Dr. Aminuddin Kasim, SH, MH (Untad Palu), Dr. Umbu Rauta, SH, M.Hum (UKSW Salatiga), Dr. Winner A. Siregar, SH, MH ( Unsultra Kendari) dan Drs. Nimrod A Tandi, M.Si (Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah) sebagai sekretaris.  Panitia pelaksana.

Reporter: Alekson Waeo
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas