Sunar Agus. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulteng, Sunar Agus, mengungkapkan kunjungan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam rangka Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021-2022 masih secara virtual.

“Kunjungan tetap bisa, tapi masih secara virtual melalui video call,” ungkap Sunar kepada Metrosulawesi, Rabu 8 Desember 2021.

Dia menyebut Kanwil Kemenkumham Sulteng memilih tetap memberlakukan kunjungan secara virtual sebagai langkah antisipasi dan upaya memutus penyebaran virus corona (Covid-19) di Sulawesi Tengah, khususnya lingkungan Lapas dan Rutan.

“Sekarang memang sudah mereda (covid), tapi kita tetap harus mencegah, jangan sampai kena virus dari luar. Kita sudah berhasil menyelamatkan napi (WBP), sampai sekarang tidak ada yang meninggal karena covid,” ucap Sunar.

Sunar mengatakan sebagai kepala divisi pemasyarakatan, ia terus mengingatkan para kepala Lapas dan Rutan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

“Dalam keadaan seperti ini, napi dengan keterbatasan harus bersyukur karena tidak kena covid. Tidak bisa tidak (prokes) karena nyawa sangat berharga,” tandasnya.

Diketahui, Kanwil Kemenkumham Sulteng tahun kedua menerapkan kunjungan virtual bagi WBP pasca pandemi Covid-19 merebak tahun lalu. Keluarga atau kerabat yang mengantarkan makanan hanya bisa menitip ke petugas jaga Lapas / Rutan.

Menurut Sunar, pendiadaan kunjungan langsung membawa dampak positif salah satu menekan penyebaran Covid-19 dan masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas dan Rutan.

“Positif sekali dengan kunjungan langsung kurang, itu narkoba masuk ke dalam Lapas makin sulit,” ucap Sunar.

Dia mengakui sejumlah pegawai dan warbin sempat terpapar virus corona saat penyebaran kasus Covid-19 melonjak pertengahan tahun 2021. Namun untuk WBP tidak ada yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona.

“Alhamdulillah, tidak ada yang meninggal, saya sangat bersyukur,” ujar Kadivpas Sunar.

Sunar menambahkan pihaknya tetap rutin memberikan suplemen kepada pegawai dan WBP untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Demikian pula pemberian makanan bergizi untuk menjaga imunitas.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas