ILUSTRASI - Rutan Maesa Palu. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulteng mengusulkan 196 napi mendapat remisi khusus dalam rangka Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021-2022.

“Kita sudah usulkan 196 napi se-Sulawesi Tengah dapat remisi khusus Natal,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulteng, Sunar Agus, Selasa 7 Desember 2021.

Dari 196 napi yang akan mendapat remisi, 47 orang merupakan warga binaan kasus narkotika tersebar di delapan Lapas dan Rutan se Sulteng. Rinciannya Lapas Palu 21 orang, Lapas Luwuk 6 orang, Lapas Amapana 2 orang, Lapas Tolitoli 4 orang, Lapas Kolonodale 5 orang, Lapas Parigi Moutong 1 orang, Lapas Perempuan Palu 5 orang, dan Rutan Poso 3 orang.

“Tapi yang paling banyak akan terima remisi napi pidana umum,” ucap kepala divisi pemasyarakatan.

Remisi atau pengurangan masa tahanan yang akan diberikan mulai 15 hari sampai 3 bulan. Sunar menyebut remisi kali ini tidak ada yang langsung bebas, hanya pengurangan masa pidana.

“Nanti sekitar tanggal 20 keluar SK, baru diserahkan pas Natal 25 Desember 2021,” tandas Sunar.

Diketahui, tahun lalu, sebanyak 207 orang narapidana Kristiani di Sulteng diusulkan mendapat remisi khusus. Saat itu, Sunar menerangkan napi yang diusul mendapat remisi khusus Natal berasal dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Sulawesi Tengah.

Napi yang berhak mendapat remisi harus memenuhi ketentuan berlaku berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Syarat mutlak pemberian remisi kepada napi yaitu telah menjalani masa hukuman minimal 6 bulan.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, mengharapkan pemberian remisi bisa menjadi peneguh motivasi bagi napi untuk terus berkelakuan baik selama menjalani masa pidana atau hukuman.

“Dengan begitu ketika kembali ketengah-tengah masyarakat akan cepat diterima, khususnya di lingkungan keluarga,” tuturnya.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas