SERAHKAN MAKALAH - Salah satu peserta seleksi komisioner KPID Sulteng Periode 2021-2024, Indra A Yosvidar (kiri), serahkan makalah kepada tim uji kelayakan dan kepatutan Komisi I DPRD Sulawesi Tengah, Selasa 30 November 2021. (Foto: Istimewa)
  • Seleksi komisioner KPID Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 21 peserta seleksi calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulteng Periode 2021-2024, telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi I DPRD Sulteng, Selasa 30 November 2021.

“Semua hadir 21 peserta, berlangsung dari pagi sampai malam sekitar pukul 22.00 WITA,” terang Ketua Panitia Seleksi Anggota KPID Sulteng, Hj Faridah Lamarauna, Rabu 1 Desember 2021.

Faridah mengatakan setelah mengikuti uji kelayakan, peserta tinggal menunggu pengumuman komisioner terpilih. Nantinya, ada tujuh komisioner terpilih, dan pengganti antar waktu (PAW) paling banyak 14 orang.

Dari tujuh komisioner akan dipilih salah satu untuk menduduki pucuk pimpinan sebagai ketua. Adapun PAW disiapkan jika sewaktu-waktu ada komisioner terpilih dalam masa jabatan berhalangan tetap.

“Nanti DPRD yang menentukan siapa komisioner terpilih berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan,” ujar Faridah.

Dikatakan, DPRD memiliki waktu selambat-lambatnya satu bulan untuk merekomendasikan komisioner terpilih dan PAW setelah pelaksanaan uji kelayakan. Itu artinya paling lambat akhir Desember mendatang.

“Tapi kita berharap bisa secepatnya keluar rekomendasi komisioner terpilih untuk ditetapkan melaui SK Gubernur Sulteng. Selain itu komisioner saat ini sudah lama perpanjangan sekitar tiga tahun,” tandas Faridah.

Diketahui, 21 peserta yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan masing-masing Indra A Yosvidar, Selvi Silvana Kalangie, Yeldi S Adel, Abdussalam Mathar, Muh. Fariz, Triyansyah A Sanudin, Andi Kaimuddin, Irzha Friskanov S, Muhammad Wahid, Moh Farid Chair, Ricky Yuliam, Muhammad Ramadhan Tahir, Rini Christina, Moh. Arafah, Ilham, Sitti Dahlia, Hayrul Gatti R, Andi Arianza, Zakaria, Abdullah (petahana) dan Nurdiana Lembah (petahana).
Sebelumnya, pelaksanaan uji kelayakan sempat diundur dari yang dijadwalkan pada Senin 29 November menjadi Selasa 30 November 2021. Ini menyesuikan agenda DPRD Sulteng melalui Komisi I selaku pelaksana uji kelayakan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas