ILUSTRASI - Vaksinasi Covid-19. (Foto: Ist)
  • Vaksinasi Massal di 28 Titik di Poso

Poso, Metrosulawesi.id – Badan Intelejen Negara (BIN) Wilayah Sulteng terus mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah dalam mengejar target capaian vaksinasi hingga 100 persen pada tahun 2021. Rabu 1 Desember 2021, BIN melaksanakan vaksinasi di Kabupaten Poso.

Vaksinasi dosis I dan II terbuka untuk masyarakat umum yang belum divaksin Covid baik dosis I dan II. Vaksin Covid yang digunakan adalah jenis vaksin Sinovac dan Moderna.

Untuk Kabupaten Poso, BIN menargetkan sebanyak 6.000 orang dari total 18.000 dosis yang akan disuntikkan untuk warga Sulteng.
Untuk mencapai target 6.000, BIN membuka layanan vaksinasi Covid serentak di 28 titik fasilitas kesehatan di Kabupaten Poso.

Selain terpusat di fasilitas kesehatan, layanan vaksinasi juga dilakukan secara door to door.

“Ini dimaksudkan untuk semakin memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan vaksin Covid-19,” jelas Kepala BIN Daerah Sulteng, Brigjen TNI Andi Chandra As’aduddin.

Untuk lima kabupaten di Sulteng kata Andi, BIN Daerah Sulteng menargetkan sebanyak 18.000 dosis vaksin hingga Desember ini. Yaitu: Kabupaten Poso, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara.

“Diharapkan agar seluruh masyarakat usia 12-17 tahun dan 18 tahun ke atas yang belum mendapat vaksin agar segera mengikuti vaksinasi Covid-19 di tempat yang telah disediakan,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, meskipun kasus Covid-19 di Provinsi Sulteng telah menunjukkan tren penurunan, namun masyarakat harus tetap mewaspadai penyebaran Covid-19, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

“Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu cara untuk menekan penyebaran Covid-19, selain menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” terangnya.

Sementara itu, data yang diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Sulteng menunjukkan, hingga Selasa malam sudah empat daerah di Sulteng yang nol kasus Covid.

“Empat daerah di Sulteng yang berhasil menekan kasus aktif Covid-19 hingga nol kasus yakni Kabupaten Banggai, Banggai Laut, Morowali dan Morowali Utara,” kata Juru Bicara Pusdatina Covid-19 Sulteng Adiman.

Ia menerangkan secara kumulatif sudah ditemukan 7.175 kasus aktif atau 7.175 orang yang telah terpapar Covid-19 di Banggai. Dari 7.175 orang, 6.858 orang dinyatakan telah sembuh dan 317 orang dinyatakan meninggal dunia.

Kemudian 439 orang telah terpapar Covid-19 di Banggai Laut. Dari 439 orang tersebut, 410 orang dinyatakan telah sembuh dan 29 orang yang terpapar dinyatakan meninggal dunia.

Kemudian di Morowali hingga kini tercatat sudah 2.393 orang yang terkonfirmasi terpapar Covid-19. Dari 2.393 orang tersebut, 2.325 orang dinyatakan telah sembuh dan 68 orang meninggal dunia.

“Berikutnya di Morut tercatat sudah 2.799 orang yang terpapar Covid-19 di sana. Dari 2.799 orang itu, 2.711 orang dinyatakan telah sembuh dan 88 orang meninggal dunia,” ujarnya.

Adapun, kata Adiman, sembilan daerah lainnya masih ditemukan kasus aktif Covid-19 meliputi delapan orang di Kabupaten Poso, tujuh orang di Kota Palu dan Tolitoli.

“Empat orang di Sigi, dua orang di Buol, Parigi Moutong dan Tojo Una-Una, satu orang di Banggai Kepulauan dan Donggala,” katanya.

Ia meminta masyarakat mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

Selain itu, warga diimbau menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 secara ketat.

“Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di Sulteng,” terangnya.

Reporter: Saiful Sulayapi – Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas