Kepala Cabang Pembantu Bank Mandiri Basuki Rahmat Dwi R Wijotohardjo melakukan penanaman perdana jagung yang dibiayai Bank Mandiri melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Desa Bobo, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Selasa, 30 November 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Sigi, Metrosulawesi.id – PT Bank Mandiri (Tbk) membiayai petani jagung dalam bentuk kredit di Desa Bobo, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi. Penanaman jagung perdana dilakukan Selasa, 30 November 2021.

Kepala Cabang PT Bank Mandiri Basuki Rahmat Palu Dwi R Wijotohardjo mengatakan maksimal kredit yang diajukan sebesar Rp20 juta dan hanya bisa digunakan untuk sesuai kebutuhan.

“Seperti kita ketahui selama pandemi, perputaran roda ekonomi menunjukkan tren yang sangat menurun. Bahkan Menteri Keuangan telah membe rikan warning adanya resesi global yang akan mengancam Indonesia,” kata Dwi pada Penanaman Perdana Program Pembiayaan KUR Cluster Jagung PT Bank Mandiri Area Palu KCP Basuki Rahmat.

Namun di sisi lain, kata Dwi, kita patut bersyukur di tengah ancaman pandemi, Sulawesi Tengah tetap menunjukkan tren positif.

“Ini berkat kerja keras kita semua,” ujarnya.

Begitupula di era revolusi teknologi keempat, Bank Mandiri turut mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah yaitu pemulihan ekonomi nasional dengan mendorong konsumsi dan kredit.

Bank Mandiri di Sulawesi Tengah dan Mamuju Utara mencatat pertumbuhan kredit UMKM hingga Oktober 2021 sebesar 26,94% di angka Rp1,04 triliun atau naik Rp147, 8 miliar dibandingkan Desember 2020.

Sedangkan dibandingkan Oktober 2020, krediti UMKM Bank Mandiri Sulteng dan Mamuju Utara naik mencapai 26,94% atau Rp221 miliar.

Bank Mandiri Regional X Sulawesi dan Maluku juga telah merestrukturisasi kredit kepada 27.300 debitur sebesar Rp3,4 triliun dimana 94 persen adalah pelaku UMKM. Sesangkan di Sulawesi Tengah, Bank Mandiri telah merestrukturisasi kredit kepada 2.704 debitur sebesar Rp325,4 miliar, dimana 85% pelaku usaha adalah UMKM.

Bank Mandiri Wilayah Sulawesi dan Maluku, posisi Oktober 2021 mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 11,17% secara year on year (yoy) menjadi 29,4 triliun. Khusus untuk Bank Mandiri Sulawesi Tengah dan Mamuju Utara, pertumbuhan DPK sebesar 26,84% secara year on year (yoy) menjadi Rp4,9 triliun.

Untuk penyaluran kredit UMKM, di wilayah Sulawesi dan Maluku tumbuh sebesar 8,29% (yoy) menjadi Rp20 triliun. Sedangkan di Sulawesi Tengah dan Mamuju Utara tumbuh sebesar 26,94% (yoy) menjadi Rp1,04 triliun.

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sigi, Sudirman Saad mengatakan program KUR ini merupakan program kredit untuk membantu permodalan petani dalam mengolah lahan, penanaman bibit hingga setelah panen yang bertujuan untuk membuka ekonomi baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Upaya-upaya meningkatkan hasil produksi pangan haruslah terus kita galakkan bersama, ternasuk pemanfaatan program-program pemerintah yang telah dijalankan bersama lembaga terkait guna memajukan pertanian di Kabupaten Sigi,” kata Sudirman saat membacakan sambutan Bupati Sigi Muhammad Irwan.

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas