FOTO BERSAMA - Usai menggelar pertemuan, delegasi Kaltim foto bersama dengan delegasi Pemprov Sulteng di ruang polibu kantor gubernur Sulteng, Ahad 28 November 2021. (Foto: Admin Pimpinan)
  • Sulteng dan Kaltim Sepakati Kerjasama

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim) sepakat melakukan kerja sama perdagangan batu dan pasir melalui satu pintu. Kesepakatan itu diperoleh setelah melakukan pertemuan antara kedua belah pihak di ruang Polibu kantor Gubernur Sulteng, Ahad 28 November 2021.

Pertemuan antara Pemprov Sulteng dan Kaltim itu dipimpin Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Rudi Dewanto, SE, MM mewakili gubernur Sulteng. Selain kedua belah pihak juga hadir Pengurus Kadin dari kedua daerah, Direktur Pembangunan PD MBS Kaltim, Direktur Perusda BKS Kaltim, Pengurus Aspeta Kota Palu serta sejumlah instansi terkait.

Rudi Dewanto menyambut baik pertemuan tersebut, sebagai tindaklanjut dari kerja sama antara kedua Pemda, khususnya di bidang pertambangan galian batu dan pasir, dengan sepakat melakukan kerjasama melalui satu pintu.

Ada tujuh hal yang disepakati dalam pertemuan itu.

Pertama, Pemda Kaltim dfan Sulteng telah sepakat bahwa kerjasama di Bidang Perdagangan Batu dan Pasir dibangun melalui transaksi Satu Pintu (One Gate One Transactions).

Kedua, kesepakatan ini memiliki rambu-rambu, melalui Peraturan Gubernur kedua provinsi yang saat ini dalam proses penyusunannya di masing-masing Pemda. Namun demikian diupayakan tetap ada transaksi di bidang perdagangan batu dan pasir sebagai tindak lanjut kerja sama sampai akhir bulan Desember tahun 2021.

Ketiga, perusahaan daerah kedua provinsi dalam waktu dekat ini secara teknis melakukan koordinasi. Dengan harapan agar di akhir tahun 2021 ini ada transaksi yang terealisasi antara kedua pemda melalui beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu dan pasir.

Keempat, kerjasama antara keduanya untuk selalu berkoordinasi khususnya dalam hal pelaporan dengan melalui koordinasi LO (Liasion Officer) Pemda Sulteng dan dan LO Pemda Kaltim.

Kelima, BUMD (Perusahan Daerah) Kaltim maupun BUMD (Perusahaan Daerah) Sulteng melakukan penjajakan potensi kerja sama bidang lainnya (selain batu dan pasir) yang ada di Sulteng yang akan dipasarkan di Kaltim dengan harga yang saling menguntungkan. Demikian pula sebaliknya diharapkan produk yang berada di Kaltim dapat dipasarkan di Sulteng.

Keenam, berkaitan dengan permasalahan harga tentunya akan dikomunikasikan melalui skema “win win solution”, yang saling menguntungkan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan bersama.

Ketujuh, bahwa beberapa potensi kerja sama yang ada tersebut akan terus di optimalkan, tapi dalam jangka pendek, akan berfokus pada batu dan pasir untuk di intensifkan sambil menunggu produk lainnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan peninjuan lokasi galian batu dan pasir di Kelurahan Buluri Kota Palu di lokasi pekerjaan PT. Simpul Karya Utama, PT. Watu Meribajaya, PT. Sirtu Karya Utama. (din/*)

Ayo tulis komentar cerdas