Rustam Efendi. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Sekretaris Daerah Donggala, Rustam Effendi menegaskan honor bagi petugas kebersihan segera dibayarkan.

Penegasan ketua TP4D ini disampaikan usai acara Gebyar Vaksin Lansia di rumah jabatan bupati Rabu, 24 November 2021.

Kata Rustam, anggaran petugas sampah itu sebesar Rp500 juta, tetapi di tengah perjalanan ada refocusing, maka terjadilah pemotongan anggaran.

“Cuma yang kami sesalkan kenapa uang petugas sampah yang mereka (DLH) potong, hanya mereka yang tahu karena persoalan teknis, harusnya bisa memilih skala prioritas sebelum pangkas anggaran,” kata Sekda Rustam.

“Tapi sudah kita kasih kembali itu dana Rp500 juta di APBD perubahan dan saya jaminannya. Uang sudah ada, hari ini harus dibayar petugas sampah. Cuma saya dengar lagi Bendahara DLH tidak masuk kantor,” sebutnya.

Ditambahkannya dari penjelasan Kabid Persampahan, gaji petugas sampah yang belum terbayarkan tersisa tujuh bulan lagi dan dalam satu bulan biaya operasional petugas sampah termasuk gaji itu hanya 70 juta.

Menurut Kabid Persampahan setiap bulan 70 juta operasional termasuk gaji.

“Artinya kalau dikali tujuh bulan Rp490 juta cukup membayar gaji sampai bulan Desember,” tukasnya.

Ditanya desakan warga yang meminta Kadis DLH Hermanto dicopot dari jabatannya, Sekda menjawab itu bisa saja, berdasarkan PP 11 2020 tentang Manajemen ASN, mutasi dibenarkan dengan alasan kinerja.

“Kita evaluasi sejauh mana kinerjanya, tidak optimal kenapa tidak, pasti  dimutasi, bahkan disebutkan dalam aturan jika 6 bulan dikasih kesempatan tapi tetap juga tidak berubah, ya diberhentikan, tetapi kembali kepada bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas