WEBINAR - Wagub H Ma’mun Amir membuka acara webinar ‘’Membangun Asa Pasca Bencana Sulawesi Tengah’’ yang diselenggarakan Habitat For Humanity Indonesia secara virtual, Rabu (24/11/2021). (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Habitat for Humanity Indonesia (HHI) selama tiga tahun di Sulawesi Tengah telah membantu penyintas bencana di Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi.

Pimpinan HHI Susanto mengatakan, selama berada di Bumi Tadulako HHI telah membantu 6.248 jiwa terdampak bencana di Palu, Donggala, dan Sigi.

Hal itu diungkapkan Susanto dalam webinar ‘’Membangun Asa Pasca Bencana Sulawesi Tengah’’ yang diselenggarakan Habitat For Humanity Indonesia secara virtual, Rabu (24/11).

Wagub H Ma’mun Amir membuka acara itu dari ruang kerjanya. Hadir saat itu Kadis Bina Marga dan Tata Ruang Syafullah Djafar, Kadis Perkimtan Abd. Haris Karim, kepala BPBD diwakil kepala Seksi Pencegahan,  Pusdatina Bencana Adiman, serta dari perwakilan HHI.

Susanto mengatakan, bantuan kepada warga terdampak bencana berupa penyediaan hunian sementara (huntara) sebanyak 1.039 unit, hunian tetap (huntap) 191 unit. Selan itu juga fasilitas sekokah.

Bantuan-bantuan tersebut berasal dari 35 lembaga donor dari luar negeri maupun dalam negeri.

Wagub H Ma’mun Amir atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sumbangsih Habitat for Humanity Indonesia (HHI) terhadap penyintas bencana.

Wagub juga mengapresiasi krena Habitat Indonesia dalam melaksanakan program-programnya tidak pernah bekerja sendiri tetapi tetap melibatkan masyarakat setempat. ‘’Hal ini telah membawa perubahan untuk meningkatkan kehidupan bagi masyarakat terdampak bencana,’’ kata Wagun dalam sambutannya membuka kegiatan itu.

Habitat for Humanity Indonesia merupakan lembaga non-profit yang memiliki tujuan untuk membantu masyarakat miskin di Indonesia, terutama di daerah yang dikategorisasikan sebagai area kumuh, miskin dan terpencil.

Habitat for Humanity Indonesia membantu masyarakat miskin dengan membangun rumah layak huni, memperbaiki rumah di bawah standar kelayakan, dan menciptakan wilayah pemukiman atau perumahan yang sederhana dan terjangkau bagi keluarga yang membutuhkan. Habitat Indonesia didirikan pada tanggal 1 Mei 1997 dan saat ini telah beroperasi di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Batam, Banten, Karawang, Lombok, dan Palu.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas