Arif. (Foto: Istimewa)

Donggala, Metrosulawesi.id – Upah minimum Kabupaten (UMK) Donggala naik 1,5 persen atau Rp2,388,850 dari tahun sebelumnya yang masih memakai UMP (upah minimum provinsi).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Hubungan Industrial, Arif mengatakan bahwa berdasarkan rapat dewan pengupahan bersama perwakilan asosiasi pengusaha Indonesia telah disepakati besaran UMK di Donggala.

“Hari ini telah disepakati UMK Donggala Sebesar Rp2,388,850, kesepakatan ini berdasarkan rapat dewan pengupahan bersama perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan perwakilan Serikat Buruh,” kata Arif Senin 22 November 2021 usai melakukan rapat di ruang Kadis Nakertrans

“Ada juga Bappeda, BPS, Apindo dan serikat buruh, ikut rapat penetapan UMK,” sebutnya lagi.

Ditambhakannya penetapan angka UMK itu sudah sesuai dengan formula perhitungan, dikaji bersama BPS dan melihat keadaan masyarakat kabupaten Donggala, maka ditetapkanlah UMK tersebut.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas