Kabid Produksi Hortikultura DTPH Sulteng, Muhidin. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Berdasarkan data yang ada di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng, di wilayah ini tercatat sudah mempunyai kurang lebih sekitar 39 kampung Hortikultura yang terbentuk.

Demikian hal itu disampaikan langsung oleh Kabid Produksi Hortikultura DTPH Sulteng, Muhidin usai ditemui Metrosulawesi di kantornya Jalan R. A Kartini, Kota Palu, Selasa (23/11/2021).

Ia mengungkapkan untuk kegiatan pengembangan kampung tersebut merupakan salah satu program Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Hortikultura.

“Ini dimaksud bertujuan untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pengawalan terhadap kegiatan Kemenpan RI khususnya tanaman Hortikultura,” ungkap Muhidin.

Sementara itu, dirinya menyebutkan bahwa sebelumnya pemerintah pusat sudah mencanangkan sebanyak 1.000 kampung Hortikultura di hampir seluruh daerah di Indonesia. 

“Kalau berbicara soal itu, pasti ada kampung sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan tanaman obat-obatan. Setiap desa pengembangan kawasan dilakukan beserta tipenya,” sebutnya.

Sedangkan, ia mengatakan untuk luas lahan minimal 5 sampai 10 hektar tergantung dari jenis tanaman. Pihaknya memprediksi di Sulteng ada ratusan lahan pengembangan hortikultura.

“Kami juga membantu petani dengan menyediakan fasilitas sarana produk lewat stok bibit yang bervariasi. Diantaranya, ada cabai, bawang merah, buah durian, manggis, dan berbagai sayuran,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas