Pj Sekdaprov Sulteng Faisal didampingi para pejabat Pemprov Sulteng dalam pertemuan dengan tim evaluasi BPKP Perwakilan Sulteng, Selasa (23/11). (Foto: Admin Pimpinan)
  • Rekomendasi BPKP ke Pemprov Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan merekomendasikan kepada Pemprov Sulteng, agar membangun sistem peringatan dini terpadu multi ancaman.

Rekomendasi itu masuk dalam hasil evaluasi BPKP Sulteng atas penyelenggaraan dan pendanaan penanggulangan bencana di Provinsi Sulteng.

BPKP Sulteng menyerahkan hasil evaluasinya kepada Pj Sekdaprov Sulteng HM Faisal Mang, Selasa (23/11). Tim evaluasi BPKP terdiri dari Bambang Trisnadi , Ibu Febi Andini Yulefti , Pratami Murti , Nugroho Sulistyanto , dan Laela Rahmi Fatria.

Dalam evaluasinya BPKP menyebutkan perlunya penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan master plan kawasan rawan bencana dan Kebijakan penguatan investasi pengelolaan risiko bencana. Hal ini perlu didukung dengan pembangunan sistem peringatan dini terpadu multi ancaman.
BPKP juga menilai perlunya peralatan dan logistik di BPBD yang memenuhi standar.

Selain itu perlu dukungan peningkatan kapasitas masyarakat dalam bentuk Desa Tangguh, penyusunan data base kebencanaan yang terintegrasi dengan database penduduk miskin.

Pj Sekdaprov Sulteng Faisal Mang menyambut baik hasil evaluasi BPKP Sulteng tentang penyelenggaraan dan pendanaan penanggulangan bencana.

Faisal mengatakan hasil evaluasi akan disampaikan kepada BNPB Pusat agar dapat mengambil kebijakan strategis dan kongkrit dalam hal mitigasi bencana di Sulawesi Tengah.

Menurutnya, Sulawesi tengah berada pada zona rawan bencana sehingga perlu kajian yang utuh terkait dengan mitigasi bencana.

‘’Hasil kajian ini sebagai landasan kebijakan pemerintah ke depan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat bilamana terjadi bencana,’’ katanya.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas