RAKOR - Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sigi, H. Iskandar Nongtji (kanan) saat pimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan vaksinasi di Kabupaten Sigi. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Untuk percepatan Herd Immunity di Kabupaten Sigi, tentunya kolaborasi menjadi faktor penting dalam percepatan vaksinasi Covid-19. Tentunya dibarengi dengan elaborasi.

“Kolaborasi dibareng elaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, TNI/Polri serta organisasi masyarakat sangat penting dalam percepatan vaksinasi saat ini,” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sigi, H. Iskandar Nongtji saat pimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan vaksinasi di Kabupaten Sigi, Selasa, 23 November 2021.

Rakor dihadiri Kadis Kesehatan Sigi, dr Sofyan Mailili, Wakapolres Sigi, Kompol Noperto Nainggolan serta para kepala Puskesmas di Sigi serta para camat melalui virtual.

Dikatakan, H. Iskandar, capaian vaksin di Sigi masih diangka 39 persen lebih dari target sasaran. Sementara target pemerintah di akhir tahun 2021 bisa mencapai 70 persen.

Olehnya ia berharap semua pihak dapat memikirkan strategi pelaksanaan vaksin khususnya di wilayah-wilayah terpencil, mengingat masih banyak wilayah-wilayah di Sigi yang sulit dijangkau.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Sigi, dr Sofyan Mailili mengatakan, Sigi saat ini berada diurutan ketiga terbawah di Sulteng.

“Capaian vaksinasi di Sigi 39 persen lebih dari sasaran,” katanya.

Meski demikian kata dr Sofyan, capaian vaksinasi dikalangan lanjut usia (lansia), Sigi berada diperingkat pertama di Sulteng, dengan capaian 41,1 persen.

“Sasaran usia lanjut 44,1 persen. Peringkat pertama di Sulteng. Ini Prestasi yang luar biasa karena lansi sangat rentan meninggal karena Covid-19,” sebutnya.

Kemudian, ia berharap kepada semua pihak, ditengah percepatan vaksinasi saat ini juga dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang vaksinasi. 

“Kita berikan pahaman kepada masyarakat bahwa vaksin ini sangat membantu untuk menekan virus Covid-19,” tuturnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi – Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas