FOTO BERSAMA - Para anggota BUMP saat foto bersama di kawasan tambang Poboya. (Foto: Dok. BUMP)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Badan Usaha Masyarakat Poboya (BUMP), Arfan mengungkapkan keberadaan badan usaha yang dipimpinnya itu bukan untuk menyaingi PT. Citra Palu Minerals.

“Kami ada bukan untuk menyaingi PT. CPM. Kami hadir agar bagaimana bisa mendapatkan ruang dengan PT CPM itu sendiri, bagaimana kami bisa berdampingan dengan perusahaan. Kami hadir agar kami bisa membantu atau berkontrubis untuk Sulawesi Tengah,” kata Arfan melalui sambungan ponselnya beberapa waktu lalu.

“Kami siap berkontribusi dan berbagi untuk kemajuan investasi di Sulawesi Tengah. Insyaallah setiap arahan pemerintah daerah akan kami tindaklanjuti segera mungkin, misalnya rekening kami harus di Bank Sulteng, harus punya NPWP, dan lainnya yang memberikan nilai kepada daerah,” tambahnya. 

Arfan mengungkapkan, saat ini jumlah anggota BUMP sebanyak 15 orang, namun tidak menutup kemungkinan ini akan bertambah.

“Yang pasti kami menunggu arahan dari Ketua Dewan Pengawas BUMP,” jelasnya.

Sebenarnya, kata Arfan, keberadaan BUMP ini bertujuan bagaimana mendorong masyarakat Poboya untuk jadi pengusaha mandiri di wilayahnya.

“Dan inilah yang diinginkan Menteri Investasi, Pak Bahlil. Ditambah lagi memang Kelurahan Poboya memiliki sumber daya alam yang terbilang luar biasa,” jelasnya.

Sebelumnya, BUMP secara sukarela telah memberikan donasi sebesar Rp150 juta untuk peluncuran buku investasi yang diprakarsai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dalam hal ini Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura.

“Kami akan menghadiri peluncuran buku investasi itu di Jakarta tanggal 6 November 2021. Sebenarnya tujuan kami memberikan bantuan itu adalah supaya kita bisa tahu dan pahami dan berdayakan bahwa Sulawesi Tengah ini memiliki areal tambang yang cukup besar. Kenapa tambang yang besar ini tidak kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Arfan menegaskan pihaknya akan selalu bersinergi dengan pihak pemerintah setempat agar BUMP bisa menjadi wadah pemicu peningkatan ekonomi masyarakat Poboya.

“Kami mengharapkan pemerintah menaungi kami,  artinya bagaimana kami bisa berkontribusi untuk daerah. Kami tinggal menunggu arahan dari pemerintah daerah seperti apa yang baik,” jelasnya.

“Kami juga sangat berharap agar bisa bekerjasama dengan Perusda, PT Pembangunan Sulteng,  dimana misalnya Perusda menyediakan kebutuhan-kebutuhan kami. Dan ini kolaborasi yang harus kami bangun ke depan. Oleh karena itu, saat ini kami sementara menuntaskan segala dokumen legalitas yang terkait BUMP ini,” jelasnya.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas