BERTANYA - Konsumen saat mendatangi kantor BCA Finance Cabang Palu di Jalan Sisingamangajara, Kota Palu, Selasa 23 November 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Konsumen merasa aneh terhadap BCA Finance Cabang Palu yang mengeluh terkait masalah pelunasan kredit. Konsumen tersebut ditolak saat ingin melaksanakan kewajiban membayar lunas cicilan kredit kendaraan dan bahkan sampai dikenakan denda.

Konsumen atas nama Bayu, menuturkan bahwa sekitar tahun 2019 dirinya berinisiatif melunasi kredit mobil yang diambilnya melalui BCA Finance Palu. Namun, karena adanya kebijakan yang tidak memperbolehkan konsumen melunasi utangnya, sehingga ia menunggu sampai waktu dua tahun.

“Karena kemarin baru enam bulan mobil yang saya pakai, ketika mau bayar lunas pihak BCA Finance menawarkan kalau bisa tunggu sampai satu tahun baru dilunasi. Otomatis saya sebagai konsumen menunggu saja sesuai usulan mereka,” tuturnya, Selasa 23 November 2021.

“Saya juga kebetulan tidak pernah menunggak cicilan kredit. Dan saya adalah konsumen yang sudah lama bermitra dengan BCA Finance Cabang Palu karena beberapa kendaraan yang saya kredit kebanyakan lewat mereka,” ujarnya menambahkan.

Ketika konsumen ingin melunasi kredit, pihak BCA Finance Cabang Palu juga menaikkan biaya pelunasan yang tadinya hanya sekitar Rp156 juta menjadi Rp174 juta lebih. Bukan itu saja, konsumen juga dikenakan denda Rp381 ribu per hari dan biaya pinalti sebesar Rp7.816.967 atau sekitar 5%.

“Ditambah lagi ada biaya yang mereka minta dan tercantum di lembaran itu ialah total komponen relaksasi sebesar Rp10 juta. Kalau mau dilihat relaksasi itu kan keringanan yang diberikan ke konsumen. Tapi kenapa biaya tersebut dibebankan kepada konsumen,” ujarnya.

Sedangkan, dirinya telah melakukan pembayaran cicilan kredit setiap bulan  senilai Rp8 juta. Ia mengaku seharusnya pihak BCA Finance Cabang Palu memberikan reward atau berterima kasih kepada konsumen yang akan melunasi kredit kendaraan dengan cepat.

“Konsumen mau bayar lunas, tapi jangan mereka bikin susah begini. Padahal jika itu lunas bisa dibilang dapat membantu mereka juga dan konsumen tidak lagi memikirkan kredit,” terangnya.

Sementara salah satu karyawan BCA Finance Cabang Palu, Eka Putra saat dihubungi Metrosulawesi melalui sambungan telepon, mengatakan tidak mimiliki wewenang untuk memberikan penjelasan.

“Minta maaf saya tidak ada kapasitas untuk menjawab masalah seperti itu, apalagi sampai ke media. Intinya ada yang berhak menjawab. Kami juga akan berusaha untuk membantu konsumen dari segi keringanan pelunasan kredit, tapi menunggu persetujuan manajemen pusat,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas