KUKUHKAN NASDEM MORUT. Ketua DPW NasDem Sulteng, Atha Mahmud, foto bersama pengurus DPD NasDem Morot. (foto: ist/dpw nasdem sulteng)

MORUT, Metrosulawesi.id  – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem, Atha Mahmud,  menegaskan  wibawa Pemerintahan Kabupaten Morowali Utara (Morut) adalah wibawa Partai NasDem.

            Hal itu disampaikan Atha Mahmud pada pidato pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Morut  yang berlangsung di Gedung Serbaguna Morokoa, Kolonodale, Rabu (24/11/2021).

            “Wibawa Pemerintahan Kabupaten Morowali Utara adalah juga wibawa Partai NasDem,” sebutnya.

Tegak tidaknya, cita-cita Restorasi di Bumi Morowali Utara ini, lanjut Atha, sangat bergantung bagaimana kader NasDem mengawal, dan memberikan dukungan bagi kelangsungan agenda-agenda pembangunan yang telah dicanangkan dr. Delis, Bupati Morowali Utara.

Dikatakan  Atha, Morowali Utara memang sulit dipisahkan dengan Morowali karena satu bentang sejarah. Demikian pula masa depannya, sama-sama akan memiliki takdir sejarah sebagai pusat produsen baja terbesar dunia.

            “Mungkin, itu pula yang menjadi pertimbangan Warga Morowali Utara memilih Pemimpin yang bertekad Baja berhati Mulia seperti saudara kita Dr. Delis,” sebutnya.

Jadi, lanjut Atha, kalau hari ini tanda-tanda perubahan yang diharapkan NasDem mulai menggeliat di Morowali Utara, itu tentu saja karena hati Dr Delis, berisi Lautan Biru Restorasi.

“Saya telah melihat langsung, Spirit, praktiknya, motivasinya, dan mimpi-mimpinya, sama-sama menjunjung tinggi perbaikan, pemulihan kondisi kehidupan rakyat, menuju suatu masa dimana semua orang punya kesempatan kerja yang sama dan akses terhadap kehidupan modern yang lebih baik,” urainya.

Karena itu, Atha Mahmud mengingatkan seluruh kader Nasdem untuk membangun sinergitas tanpa pamrih dengan pemerintah daerah.

“Saya mengingatkan, Kaka-kaka harus bisa membangun sinergitas tanpa pamrih dengan Bupati, sebagai kepala daerah. Begitulah cara NasDem bertanggung jawab, memberi teladan, dan juga penghormatan pada kekuasaan negara,” tutupnya.(*/is)

Ayo tulis komentar cerdas