BELUM GAJIAN - Ilis salah satu sopir pengangkut sampah saat ditanya wartawan, Senin 22 November 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Petugas kebersihan di Donggala tidak melakukan aktifitas membersihkan dan mengangkut sampah yang berserakan di setiap sudut kota. Hal ini disebabkan belum terebayarkan insentif atau gaji selama lima bulan lamanya.

“Lima bulan kami belum terima gaji pak, terhitung dari bulan Juni sampai Oktober,” kata Ilis supir truk pengangkut sampah saat ditanya Metrosulawesi, Senin 22 November 2021.

Ilis menjelaskan lima bulan gaji yang belum diterima itu untuk sopir truk pengangkut sampah, sedangkan penyapu jalan dan kernet mobil pengangkut sampah tiga bulan belum terima gaji.

“Kami sudah mogok kerja selama tiga minggu, akibatnya sampah sudah berserakan, kami sudah bersepakat supir, karnet, dan penyapu jalan tidak akan bekerja sebelum gaji kami dibayarkan,” sebutnya.

“Gaji Tukang sapu itu sebulan 750 ribu, kernet mobil sampah yang menaikan dan membuang sampah 1,2 juta perbulan, dan supir 1jt perbulan, ini yang kami tuntut pak, dibayarkan dulu baru kami kerja lagi,” jelasnya.

Ditanya apakah sudah mengadu ke pimpinan dalam hal ini kadis DLH, Ilis menjawab telah mempertanayakan persoalan ini tetapi belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

“Sudah kami tanya pak. Cuma dibilang masih diproses di keuangan pemda, tapi kenapa lama sekali,” keluhnya.

Terpisah, Kadis DLH Hermanto yang dikonfirmasi di kantornya tidak berhasil ditemui, karena keterangan dari stafnya pimpinannya sedang sakit.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas