Pimpinan dan anggota DPRD Sulawesi Tengah melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka koordinasi dan komunkasi dalam daerah di Kabupaten Banggai, Jumat 18 November 2021. (Foto: Humpro DPRD Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Sulawesi Tengah melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka koordinasi dalam daerah di Kabupaten Banggai. Pertemuan yang dilangsungkan pada Jumat 18 November 2021, sejumlah dukungan disampaikan anggota DPRD Sulawesi Tengah, salah satunya pembangunan kembali SMK Negeri 3 Luwuk yang terbakar beberapa waktu lalu.

Pembangunan kembali SMK Negeri 3 Luwuk itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Tengah, Sri Indraningsih Lalusu, di hadapan Bupati Banggai Amiruddin Tamoreka di ruang rapat umum kantor bupati Banggai.

“DPRD Sulawesi Tengah berupaya maksimal meningkatkan kualitas pendidikan salah satunya dengan peningkatan sarana prasarana perbaikan sekolah yang tidak layak. Salah satu bentuk tindakan tanggap dari Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah adalah segera membangun kembali SMK III luwuk yang terbakar,” tutur Sri Lalusu.

Wujud komitmen DPRD Sulawesi Tengah meningkatkan sektor pendidikan di Kabupaten Banggai yakni mendorong terwujudnya sistem pendidikan yang tepat dengan fasilitas yang memadai. Kemudian, untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam Sulawesi Tengah dalam hal pariwisata, DPRD Sulawesi Tengah menganggap perlu adanya sekolah kejuruan bidang pariwisata pada tiap-tiap daerah untuk dapat meningkatkan tenaga profesional pada pengembangan potensi wisata di daerahnya.

Mendapat kunjungan pimpinan DPRD Sulawesi Tengah dan mendengarkan sejumlah dukungan kepada Kabupaten Banggai, Amiruddin Tamoreka tidak menyianyiakan kesempatan itu. Di hadapan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Arus Abd Karim dan Muharram Nurdin serta sejumlah anggota dewan lainnya, bupati banggai meminta agar aset pemerintah provinsi yang tidak dikelola dengan baik dan yang terlantar, dapat dihibahkan kepada kabupaten Banggai.

“Sepeti terminal KM 8, terminal Bunga/Unjulan, pelabuhan, gedung transito serta tanah dan lainnya yang sekarang ada beberapa dijadikan kos-kosan, diharapkan agar pemerintah provinsi dapat meghhibahkan ke Pemkab Banggai agar dapat dimanfaatkan serta mengoptimalkan dengan baik, karena ini salah satu tugas besar Pansus Aset untuk kedepan dan kucuran dan Transfer dari Provinsi diharapkan dapat Terealisasi lebih awal pada TW II,” harap bupati. (*/el)

Ayo tulis komentar cerdas