Kondisi jalan poros Kelurahan Palupi yang retak yang membahayakan pengendara yang melintasinya. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)

Palu, Metrosulawesi.id – Kondisi jalan poros Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah semakin mengkhawatirkan.

Jalur utama menuju kompleks pemukiman terpadat di Kota Palu itu merebak akibat penurunan tanah hingga membuat aspal halus retak.

Dari pantauan Jurnalis Metrosulawesi Jumat, 19 November 2021, keretakan aspal itu melebar hingga separuh jalan. Parahnya, kerusakan itu terjadi tepat di titik penurunan jalan jika dari arah selatan, yang berangsur mencuat sejak sekitar dua bulan lalu.

Bahkan retakan layaknya sayatan sajam tak berurai itu sampai merusak dinding saluran irigasi utama pemukiman Palupi, yang terhubung langsung ke jalan nasional I Gusti Ngurah Rai.  Otomatis tumpukan beton drainase tersebut timbulkan masalah lain yakni menumpukhambatkan sampah-sampah seperti botol bekas.

Padahal kawasan perumahan BTN itu saban hari tepatnya sore selalu ramai dilintasi. Bukan tidak mungkin jalur tersebut akan memakan korban laka lantas lantaran kerusakannya sulit terlihat. Hingga berita ini dilayangkan, keretakan jalan poros Palupi belum tersentuh sekalipun oleh berbagai pihak, khususnya dari Pemerintah Kelurahan Palupi.

Reporter: Muhammad Faiz Syafar
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas