JUARA LIGA 3 - Skuad Persipal tampilk sebagai jawara pada Liga 3 Indonesia Rayon Sulawesi Tengah. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Klub Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Palu (Persipal) sudah siap melakoni kompetisi di Liga 3 Indonesia, bersaing dengan klub dari berbagai penjuru Tanah Air.

Hal itu disampaikan oleh Manajer Persipal Jelly Rompas kepada wartawan, usai klub andalan Kota Palu itu menyabet gelar juara Liga 3 Indonesia Rayon Sulawesi Tengah, Kamis 18 November 2021 petang.

“Kalau untuk persiapan kami ke liga nasional, kami siap 100 persen. Jadwal sementara, kita ada di Jawah Tengah, karena di sana menurut PSSI banyak lapangan yang layak dan tidak berjauhan tempatnya,” ungkap Jelly kepada wartawan.

Namun, sebelum melanjutkan perburuan gelar di ajang nasional, manajemen Persipal akan memberikan kesempatan para pemainnya untuk menikmati hari libur usai memenangkan kompetisi di Sulawesi Tengah.

“Tentunya mungkin anak-anak akan kami liburkan dulu satu atau dua minggu,” ujar Jelly.

Menurutnya, untuk mempersiapkan klub agar bisa bermain lebih baik di kompetisi yang lebih sulit, akan dilakukan sejumlah perubahan komposisi pemain. Namun, ia memastikan akan tetap mempertahankan para pemain yang sudah membantu tim memenangkan kompetisi di Rayon Sulteng.

Dia menyebut, manajemen klub telah melirik sejumlah pemain dari tim lain yang bermain bagus sepanjang kompetisi Liga 3 Indonesia Rayon Sulteng bergulir.

“Akan ada pembenahan dalam tim, tentu saja kita akan merekrut pemain-pemain terbaik dari beberapa tim, tentunya ada Palu Putra, di Tiswan, Bandar Sulteng juga ada. Karena kita sadari betul bahwa kita tim yang istilahnya baru,” katanya.

“Anak-anak kita masih sangat muda. Kita inginkan ada beberapa pemain (berpengalaman) yang akan mengisi tim kita seperti itu,” sebut dia.

Namun Jelly memastikan manajemen klub tidak akan melakukan seleksi lagi untuk merekrut pemain baru.

“Karena pemain yang ada, Ketua Umum (Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura) inginkan tetap dipertahankan. Karena pemain yang ada di skuad kami rata-rata kelahiran 2001 sampai 2004, jadi mereka kami bina juga untuk persiapan Pra PON, karena Pra PON juga kategori umurnya 2001,” ungkap Jelly.

Namun dia tidak memungkiri, manajemen Persipal akan tetap melakukan perombakan komposisi pemain untuk mendapatkan line up terbaik saat melakoni kompetisi di putaran nasional Liga 3.

“Kita mungkin merombak sekitar 12 anak, ada beberap lini yang belum padu dan matching dengan kemauan pelatih. Di tim lain ada kategori (pemain) yang kita inginkan.”

Persipal sendiri baru saja memenangkan kompetisi Liga 3 Indonesia Rayon Sulawesi Tengah usai menahan imbang Palu Putra dengan skor 0-0 di babak empat besar.

Persipal mengunci klasemen akhir dengan raihan 7 poin, terpaut satu poin dari Bandar Sulteng di peringkat kedua. Sementara Palu Putra finis di peringkat ketiga dengan 4 poin. Posisi paling buncit dihuni oleh PSNB Nupabomba yang tidak mampu meraih 1 poin pun di babak empat besar. (*)

Reporter: Tahmil Burhanuddin

Ayo tulis komentar cerdas