VAKSINASI COVID - Petugas vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada salah seorang anggota polisi di Polres Palu, Senin 15 Maret 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Pemberlakuan PPKM Level 3 di Masa Libur NATARU

Palu, Metrosulawesi.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tengah, kembali melaporkan jumlah pasien Covid-19 atau virus Corona, hari ini, Jumat 19 November 2021, kembali tidak ditemukan.

Tidak adanya penambahan pasien yang meninggal dunia tersebut, maka total warga Sulteng tutup usia akibat tertular Corona masih berjumlah 1.599 orang.

Angka tersebut diperoleh dari data yang dirilis Dinkes Sulteng yang tertera pada laman resminya; https://dinkes.sultengprov.go.id/, Jumat sore pukul 15.30 WITA.

Berdasarkan data yang sama, jumlah kasus positif Covid-19 di Sulteng  bertambah 4 kasus dalam waktu 24 jam terakhir.

Dengan demikian, jumlah kasus positif Covid-19 di Sulteng mencapai 47.110  kasus sejak pengumuman kasus perdana pada Maret 2020.

Tambahan pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulteng, dilaporkan berasal dari Toli-Toli, Poso, Buol dan Banggai Kepulauan.

Sumber: Dinkes Sulteng.

Sementara, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir bertambah 3 orang.

Ini menyebabkan jumlah pasien yang sembuh setelah terinfeksi virus corona totalnya menjadi 45.454  orang.

Toli-Toli dilaporkan terbanyak melaporkan adanya pasien yang sembuh dari Covid-19 yakni 2 orang Kemudian satu pasien sembuh lainnya dilaporkan dari Banggai.

Adapun jumlah kasus aktif Covid-19 di Sulteng  saat ini berjumlah 57orang. Kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan.

Dari jumlah tersebut, pasien aktif menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi terpusat sebanyak 5 orang, sedangkan memilih isolasi mandiri si rumah sebanyak 52 orang.

UPT Laboratorium Dinkes Sulteng per hari ini Jumat (19/11/2021) masih memeriksa 69 sampel.

Pemberlakuan PPKM Level 3  

Indonesia berlakukan PPKM Level 3 di masa libur Nataru Indonesia berencana memberlakukan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada periode 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 nanti.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Melansir Kompas.com 18 November 2021, secara garis besar tak ada aturan khusus dalam penerapan PPKM untuk masa akhir tahun tersebut.

“Mengenai penanganan Nataru itu tidak ada yang khusus. Jadi kita mengikuti PPKM yang sudah ada. Karena itu regulasinya, pedomannya itu seperti PPKM juga, yakni nanti akan berpatokan pada SE Mendagri,” ujar Muhadjir, Kamis (18/11/2021).

Muhadjir juga menyebut nantinya aturan-aturan PPKM di Jawa-Bali maupun luar Jawa-Bali akan disinkronkan. Mobilitas selama Nataru diperketat terutama dalam kaitannya dengan penerapan protokol kesehatan.

Namun, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi disampaikan arahan nantinya tidak ada penyekatan selama libur Nataru. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas