Foto bersama usai kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan di Aula Café Olamitha Jalan Anoa 1, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Senin 15 November 2021. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Anggota MPR/DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah Dr. Muhammad J. Wartabone menyampaikan lewat empat pilar Indonesia adalah rumah besar yang harus tetap kokoh dan membutuhkan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Undang-Undang Dasar 1945.

“Keempat pilar tersebut tidak boleh ada yang rapuh untuk menjaga kekuatan dan keutuhan bangsa ini. Semua harus kokoh,” ujarnya saat membawakan materi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Café Olamitha Jl. Anoa 1 Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Senin 15 November 2021.

Buya sapaan akrab Senator Sulawesi Tengah ini menyampaikan bahwa MPR sebagai rumah kebangsaan dan juga penjaga konstitusi merupakan salah satu tugasnya adalah terus menguatkan hingga mensosialisasikan Empat Pilar.

“Pertama Pancasila, kelima sila yang dalam Pancasila itu harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Kedua ialah sebagai negara yang berdasarkan pada konstitusi, UUD 1945 harus dijadikan sebagai landasan dalam konstitusi. Ketiga adalah NKRI, Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari berbagai suku, agama, budaya dan pulau-pulau ini harus dijaga bersama.

“Indonesia adalah negara dengan sejuta keberagaman. Oleh karena itu, kita harus menjaganya agar tetap utuh dan harmonis.” tutur Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Indonesia Berdzikir

Keempat, semboyan Bhinneka Tunggal Ika harus dijunjung tinggi sebagai pengikat dari keberagamaan yang ada. Menurutnya, jika tidak disatukan dengan Bhineka Tunggal Ika maka negara yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya ini bisa tercerai berai.

Sebanyak kurang lebih 150 peserta Guru dari SMK Islamic Center, SMP Islamic School, dan SMP Islamic Pue Lasadindi beserta siswa-siswi mengikuti sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara

Masih menurut Doktor Hukum Alumni Universitas Hasanuddin Makassar ini, bahwa sosialisasi empat pilar Kebangsaan merupakan sesuatu yang sangat essential dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Guru merupakan elemen penting di dalam menumbuh suburkan semangat tersebut,

“Tantangan yang kita hadapi saat ini tidak lagi satu arah, melainkan banyak arah termasuk melalui media sosial karenanya hal itu harus segera diimbangi dengan berbagai pendidikan karakter dan saya berharap hendaknya para guru dapat membimbing putra putrinya dalam memanfaatkan Medsos dengan benar dan para siswa tidak menjadi konsumen dan produsen berita berita HOAX,” ujarnya.

“Apalagi ujaran kebencian dan perilaku perilaku dan ujaran yang mengarahkan kepada budaya intoleransi,”ungkap alumni Pondok Pesantren Da’rut Tauhid Malang.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan agenda penting untuk dilaksanakan dan disampaikan dengan harapan para guru dapat meneruskan materi sosialisasi serta memberikan pentingnya 4 pilar kepada siswa didik masing masing.

“Guru merupakan salah satu kunci penggerak informasi yang diteladani dan ditiru, sehingga dalam penyampaian empat pilar kebangsaan harus mampu dibangun secara struktural untuk membangun sikap dan mental anak-anak,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas