Gubernur H Rusdy Mastura saat pertemuan dengan Menteri Desa PDTT H Abdul Halim Iskandar di Jakarta, Senin (15/11). (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Kunjungan kerja di Jakarta, Senin (15/11), Gubernur H Rusdy Mastura menemui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) H Abdul Halim Iskandar.

Didampingi Tim Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Kerja Sama, M Ridha Saleh, Gubernur menyampaikan tindak lanjut Launching Pilot Project Smart Village yang sudah dilakukan di Desa Pakuli, Kabupaten Sigi beberapa waktu lalu.

Untuk Program Smart Village Tahun 2022, Mendes menyetujui dilakukan dengan sasaran 100 desa pada tiga kabupaten, yakni Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Kabupaten Banggai.

Tetapi Gubernur mengharapkan untuk menambah jumlah sasaran desa di dua kabupaten, yakni Kabupaten Buol dan Kabupaten Donggala. Sebab Gubernur menargetkan membangun Smart Village untuk 1.000 desa di Sulawesi Tengah.

Realisasi program ini akan dibuatkan payung hukum dalam bentuk kerja sama dukungan melalui Dana Desa untuk Pembangunan Smart Village. Selain itu kerja sama antara instasi teknis, Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan, Dinas PMD, dan Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tengah.

Menteri dan Gubernur dijadwalkan akan menyaksikan penandatanganan kerja sama tersebut.

Selain program Smart Village, Mendes PDTT juga mendukung anggaran untuk merealisasikan gagasan Gubernur H Rusdy Mastura untuk pembangunan Kawasan Industri Pedesaan (KIP) Food Estate yang berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan.

Menteri berharap ke depan desa-desa di Sulawesi Tengah akan menjadi penyuplai pangan dan menjadi desa yang berperan untuk memenuhi kebutuhan Ibu Kota Negara Baru dan pendukung utama program kedaulatan pangan nasional.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas