KONTAINER TERLEPAS - Kontainer saat menimpa salah satu kendaraan yang berada di belakangnya dalam kecelakaan lalulintas di Jalan Trans Sulawesi Palu-Donggala pada Kamis malam 11 November 2021. (Foto: Dok Basarnas Palu)

Palu, Metrosulawesi.id – Kontainer yang dibawa sebuah truk gandeng tiba-tiba terlepas dan menimpa tiga mobil lainnya di Jalan Trans Sulawesi Palu-Donggala pada Kamis malam 11 November 2021. Akibatnya satu orang tewas di lokasi, satunya lagi kritis, dua lainnya luka-luka.

Kecelakaan lalulintas itu terjadi di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu sekitar pukul 23.00 Wita. Identitas korban meninggal dunia, yakni: Hatta, pengemudi mobil pickup dengan nomor polisi DN 8392 ME. Sedangkan luka berat atas nama Moh.Irwan, pengemudi mobil pickup Daihasu Grand Max, dalam perawatan di Rumah Sakit Undata Palu, dan yang luka ringan Gafar dan Sri Wahyuni, yang merupakan pengemudi dan penumpang mobil Agya DN 1571 NQ, yang dirawat di Rumah Sakit Anutapura Palu.

Sementara pengemudi truck gandeng yang membawa kontainer dengan nomor polisi, S 9819 UU, yang berinisial PRW, sudah diamankan Sat Lantas Polres Palu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Demikian pula empat kendaran yang tertimpa kontainer sudah dibawa ke Mapolres Palu.

Kasat Lantas Polres Palu, AKP Muhammad Nai, saat ditemui Metrosulawesi di Mapolres Palu menjelaskan, kronologi kecelakaan maut itu bermula saat sebuah truck gandeng bermuatan peti kemas bergerak dari arah selatan ke arah utara atau dari Kota Palu menuju Kabupaten Donggala, dengan posisi muatan kontainer dalam kondisi kosong.

Saat berada di sebuah belokan ke kanan dan posisi jalan menurun, muatan truck yang berupa peti kemas kosong, terlepas dari pengaitnya, sehingga miring ke kanan atau ke arah lajur berlawanan dengan hanya tersia satu kancingan peti kemas bagian belakang kanan yang menahan.

“Di saat yang sama, sebuah kendaraan Pick Up Daihatsu Grand Max, yang dikemudikan oleh Moh Irwan, bergerak berlawanan hingga kontainer yang masih dalam posisi tergantung itu mengenai bagian depan mobil hingga bagian kaca depan dan kap mobil terbuka,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Palu, AKP Muhammad Nai. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Walau sudah mengenai satu kendaraan, truck gandeng itu belum berhenti hingga kembali meneganai pickup Suzuki Mega Carry yang dikemudikan Hatta, hingga bagaian depan mobil tersebut rusak parah, dan yang terakhir peti kemas itu terjatuh tepat menimpa satu unit mobil lainnya yakni mobil Toyota Agya yang dikemudikan Gafar dan Sri Wahyuni sebagai penumpangnya.

“Setelah kejadian itu kendaraan truck gandeng itu, terus melaju untuk mengamankan diri ke rumanya. Setelah mendapat laporan warga, Unit Laka Lantas Polres palu, bersama dengan petugas SAR dari Basarnas Palu, langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke beberapa rumah sakit,” jelasnya.

“Pengemudi truck gandeng itu, semalam diantar oleh keluarganya untuk menyerahkan diri ke Sat Lantas Polres Palu,” tambahnya.

M.Nai juga mengatakan, penyelidikan sementara penyebab kecelakaan maut itu, peti kemas yang dimuat tidak terikat baik dengan trailer gandengan, yang mana saat kendaraan itu berbelok ke kiri, Peti kemas yang diperkirakan hanya terikat pada satu titik di bagian belakang kanan itu, menjadi miring dan keluar dari Trailer gandengan, ke arah kanan.

“Saat ini penyelidikan masih dilakukan oleh penyidik Unit Laka Lantas Polres Palu, nanti bila sudah ada hasilnya akan kami informasikan,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas