Wagub H Ma’mun Amir saat menerima audiensi Kepala Kanwil Bea Cukai Wilayah Sulteng, Gorontalo, dan Sulut, Erwin Situmorang di ruang kerjanya, Senin lalu (8/11). (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Wagub H Ma’mun Amir mengatakan adanya transaksi ikan segar di tengah laut wilayah Sulawesi Tengah.

Hal itu diungkapkan Wagub saat menerima audiensi Kepala Kanwil Bea Cukai Wilayah Sulteng, Gorontalo, dan Sulut, Erwin Situmorang di ruang kerjanya, Senin lalu (8/11).

Erwin Situmorang memperkenalkan diri sebagai kepala Kanwil Bea Cukai yang baru yang membawahi 3 provinsi di Pulau Sulawesi.

Dalam perkenalannya, Erwin menyatakan komitmen bekerja sama dengan Pemprov Sulteng.

Lebih lanjut, Bea Cukai sebutnya memiliki data ekspor impor yang bisa jadi rujukan dalam meningkatkan volume perdagangan komoditi unggulan Sulteng.

Wagub Ma’mun Amir sangat mengapresiasi penyampaian Kakanwil Erwin Situmorang dan berharap dapat melaksanakan tugas-tugas Bea Cukai dengan profesional.

“Mudah-mudahan kedatangan bapak membawa angin segar untuk pengawasan,” harap Wagub.

Wagub mengatakan bahwa masih kerap terjadi transaksi ikan segar di tengah laut Sulteng yang semestinya tidak boleh dibiarkan.

Karena hal itu dapat menurunkan pendapatan asli daerah. Dia meminta hal itu menjadi perhatian Bea Cukai untuk melakukan pengawasan bahkan penindakan kepada para pelakunya.

“Harapan kami tolong dibantu pengawasannya karena nasib Sulawesi Tengah ada di tangan bapak Ibu dari segi bea cukainya,” ujarnya.

Turut hadir saat itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Moh. Nizam, MH, Kepala Bea Cukai Pantoloan Alimuddin Lisaw, dan pejabat lainnya.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas