RSUD Undata. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Provinsi Sulteng, dr Amsyar Praja, mengungkapkan penanganan pasien Covid-19 tetap sama sampai saat ini.

“Seperti biasa, tetap harus di ruang isolasi. Protap penanganan tetap sama,” ungkapnya menjawab Metrosulawesi, Rabu, 10 November 2021.

Amsyar mengatakan pasien terpapar corona telah menurun signifikan di rumah sakit milik Pemprov Sulteng itu. Pasien Covid-19 yang sebelumnya sempat membludak kini tinggal hitungan jari.

“Masih ada (pasien covid), tapi sudah menurun sekali, tinggal lima orang,” ucap dokter spesialis anak itu.

Kata Amsyar, menurunnya kasus covid jangan sampai membuat masyarakat lengah dan mengabaikan protokol kesehatan. Masyarakat diimbau harus tetap disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan.

Sebelumnya, Amsyar menuturkna sebagian besar nakes penanganan Covid-19 di RSUD Undata telah dialihkan kembali menangani pasien umum. Ini menyusul penurunan jumlah pasien corona di rumah sakit milik Pemprov Sulteng itu.
“Nakes-nakes relawan juga sudah banyak kita kembalikan karena sudah menurun jumlah pasien,” tuturnya.

Diberitakan, isentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Undata belum cair untuk beberapa bulan terakhir. Keterlambatan pencairan insentif ini bukan kali pertama sejak adanya pandemi Covid-19.

“Bukan dari kami keterlambatan, dari Dinas Kesehatan,” ujar Plt Direktur RSUD Undata, dr Amsyar Praja, Rabu 10 November 2021.

Amsyar mengatakan pihaknya telah memasukkan laporan untuk pencairan insentif nakes ke Dinkes Provinsi Sulteng. Dia mengimbau nakes bersabar menunggu pencairan karena tetap akan dibayarkan. Pembayaran masih melalui transfer langsung ke rekening masin-masing penerima.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas