Hikmah Ladjidji. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Sigi, Metrosulawesi.d – Komisi I DPRD Sigi menyoroti proyek pembangunan Puskesmas Towulu, Desa Towulu, Kecamatan Kulawi yang masa kontrak pengerjaannya akan segera selesai pada akhir Desember 2021, namun progres pembangunan minim.

“Proyek fasilitas kesehatan bagi masyarakat ini diharapkan segera diselesaikan, apalagi kontrak kerjanya tak lama lagi,” ujar wakil ketua Komisi I DPRD Sigi, Hikmah Ladjidji kepada media ini usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Sigi, Kamis, 11 November 2021.

Bangunan Puskesmas Towulu dianggarkan melalui DAK sebesar Rp7,7 miliar. Proyek yang melekat di Dinkes Sigi tersebut dikerjakan oleh CV Karya Nugraha Pratama, dengan perjanjian kontrak mulai 27 Agustus-31 Desember 2021.

Sebagai fungsi pengawasan, Komisi I DPRD Sigi belum lama ini melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Sigi terkait proyek tersebut.

“Kita sudah hearing dengan Dinas Kesehatan yang menghadirkan Kadis, PPTK dan konsultan pembangunan proyek tersebut,” katanya.

Anggota Fraksi Bintang Kesejahteraan Sigi (BKS) itu mengatakan, sejauh ini serapan anggaran dalam pembangun Puskesmas tersebut masih sangat minim.

“Uang muka yang sudah diberikan kepada kontraktor sebesar Rp1,9 miliar, yang digunakan masih Rp150 juta. Jadi memang masih sedikit sekali serapannya,” sebutnya.

Kata Hikmah, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang bertanggungjawab atas proyek tersebut, sudah melayangkan surat teguran kepada CV Karya Nugraha Pratama.

“PPTKnya sudah melayangkan teguran, tegurannya berupa penambahan tenaga kerja maupun bahan,” katanya.

Politisi PKS itu sangat menyayangkan lambanya pembangunan fasilitas kesehatan yang sangat luar biasa itu. Ia menegaskan agar CV Karya Nugraha Pratama segera menyelesaikan proyek tersebut.

“Semoga dalam hal ini kontraktor yang bersangkutan bisa secepatnya menyelesaikan pembangunan Puskesmas Towulu,” harapnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas